Ngobrol Sama Mertua, Ismail Dibacok Adik Ipar

oleh -102 views
DIRAWAT: Ismail sedang dirawat usai dibacok adik ipar.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Niat Ismail (60) meminjam parang ke rumah mertuanya berujung pembacokan oleh adik iparnya, IR (50). Akibatnya, Ismail mengalami luka di wajah dan lengan.

Tragisnya, penyerangan tersebut terjadi saat korban sedang mengobrol dengan mertuanya. Pelaku langsung kabur ketika Ismail berhasil lari minta tolong kepada warga.

Kapolsek Baktya Barat, Iptu Heri, kepada wartawan, Senin (26/10/2020) menerangkan bahwa sekira pukul 08.30 WIB, Ismail berangkat dari rumah di Matang Sijuek Barat menuju ke sawah miliknya yang berada di kawasan Desa Matang Sijuek Teungoh untuk melihat padi.

BACA JUGA..  Tidak Mau Diajak Tidur, Carlos Hutasoit Aniaya Boru Nababan Selingkuhannya

Setelah selesai melihat padi di sawah, kemudian petani ini singgah ke rumah mertuanya, juga di kawasan Desa Matang Sijuek Barat untuk meminjam sebilah parang buat memotong tali.

“Tiba-tiba pada saat korban sedang berbicara dengan mertuanya di depan pintu rumah, adik ipar korban yang muncul dari belakang, tanpa basa-basi langsung melakukan pembacokan terhadap korban,” ungkap Heri.

BACA JUGA..  Korban Penipuan Wisata Rohani ke Yerusalem Datangi Polrestabes Medan

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok (jahit) pada bagian pipi sebelah kiri dan lengan sebelah kiri. Setelah mengalami pembacokan, korban langsung melarikan diri ke perkampungan penduduk untuk meminta pertolongan kepada warga.

“Atas dasar kejadian pembacokan tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Baktya Barat,” pungkas Iptu Heri.

Pihak polisi dibantu Babinsa dan aparatur gampong setempat terus melakukan pencarian terhadap pelaku.

BACA JUGA..  Pencurian Arus Listrik di Eks Pusat Pasar Berlanjut, PLN Medan Lamban dan Terkesan Membiarkan

“Sekira pada pukul 14.15 WIB pelaku berhasil ditangkap di dalam rumahnya tanpa ada perlawanan dan selanjutnya pelaku diamankan di Mapolsek Baktya Barat Bersama sebilah parang yang digunkan membacok korban,” tambah Kapolsek.

Dari informasi yang dihimpun polisi dari masyarakat setempat pelaku diduga mengalami gangguan jiwa namun rencananya polisi akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan  Puskesmas Baktya Barat untuk memastikan penyakit yang diderita pelaku.(bbs/ras)