Dua Kubu Bentrok di Lahan Garapan Saintis, 1 Orang Tertembak

oleh -388 views
DIAMANKAN: Seorang pria berkaos loreng diamankan dari lokasi bentrok.

POSMETROMEDAN.com – Dua kubu terlibat bentrok di areal tanah garapan Saintis tepatnya Jalan Tambak Bayan, Dusun 17, Percut Seituan, Deliserdang. Satu orang tertembak, polisi amankan pria berkaos loreng.

Saat diamankan, pria berinisial MFN alias Jayus (34) tersebut dalam kondisi wajah berlumur darah akibat luka di kepalanya. Luka itu didapat warga Dusun 11 Mulia, Desa Saentis ini usai dihajar kawanan lawannya karena kedapatan membawa senjata Air Gun jenis Jericho.

Informasi diperoleh, baku hantam kedua kubu berlangsung pada Rabu (7/10/2020) siang. Dimana, kedua kubu mengklaim sebagai pemilik tanah garapan di Desa Tambak Bayan. Akibatnya kedua kelompok massa bentrok yang diduga dengan menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA..  Pengendara CBR Tabrak Mobil, Istri Meninggal, Suami Sekarat

Kapolsek Percut, AKP Ricky Pripurna Atmaja kepada wartawan menjelaskan, konflik perebutan lahan garapan antara Pok Heri (Ransus IPK Tambak Bayan/Pok IPK No Pentol) dengan Pok Monroe (IPK yang sudah di non aktifkan/Pok Iwan Keder).

“Waktu itu Pok Heri (Ransus IPK Tambak Bayan/Pok IPK No Pentol), lagi mengerjakan lahan (meratakan tanah dengan menggunakan jetor) seluas 1 ha, yang berada di dalam lahan 19 Ha,” kata Ricky.

BACA JUGA..  Pemancing Temukan Mayat Pria Berkolor Aggree

Lalu datang Pok IPK yang sudah di Non Aktifkan/Pok Iwan Keder, yang dipimpin Monroe, untuk memberhentikan pengerjaan yang dilakukan oleh Pok Heri dengan alasan, Lahan seluas 19 Ha, adalah milik mereka (Pok Monroe/Pok Iwan Keder).

Atas kedatangan Pok Monroe, kelompok Heri (Ransus IPK Tambak Bayan/Pok IPK No Pentol) merasa tidak senang dan tetap mempertahankan juga, bahwa lahan seluas 19 Ha milik mereka (milik Pok IPK Ransus Tambak Bayan/Pok IPK No Pentol), sehingga antara kedua Pok tersebut, terjadi pertengkaran serta kontak fisik/bentrok.

BACA JUGA..  Pengendara CBR Tabrak Mobil, Istri Meninggal, Suami Sekarat

“Akibat dari kejadian itu satu orang, Pok Heri/Pok IPK No Pentol mengalami luka tembak senjata shoft gun,” jelas Ricky.

Begitu mendapat informasi adanya bentrok, Personel Polsek Percut Sei Tuansegera mendatangi lokasi kejadian. Namun sayang, saat petugas tiba, situasi di lokasi sudah sepi.

Dari lokasi petugas mengamankan satu orang pria mengenakan baju kaos loreng TNI berlumuran darah, dengan barang bukti sepucuk senjata air gun jenis FN.(bbs/ras)