POSMETROMEDAN.COM – Polisi menggelar pra rekonstruksi kasus pembakaran mobil Alphard milik artis Via Vallen, Rabu (1/7/2020) di kediaman Via Vallen, kawasan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
Polisi turut menghadirkan pelaku Pije (41). Pria pemilik KTP dengan alamat Jalan Pabrik Tenun, Kelurahan Sei Putih, Medan Petisah ini hadir dengan memakai baju tahanan.
Itu terlihat dari rekaman video yang disebarkan Mella Rosa, adik Via Vallen melalui media sosial.
“Itu guys, terduga pelaku yang bakar mobil Teteh,” kata adik Via Vallen, Mella Rossa, dalam video yang direkamnya, Rabu (1/7/2020).
Terlihat pembakar mobil Via Vallen jongkok. Pije, yang memiliki postur badan tinggi, memakai baju oranye bertulisan ‘tahanan’. Petugas menanyakan beberapa hal.
“Setelah bakar, kamu ke mana? Botolnya kamu buang ke mana?” terdengar petugas bertanya kepada Pije, yang menutup mulutnya dengan masker.
“Astaghfirullahalazim,” ucap Mella Rossa.
Pije mempraktikkan ulang detik-detik dirinya membakar mobil Via Vallen.
Pelaku memegang sebuah botol air mineral berukuran 1 liter yang diduga dipakai untuk menyimpan bensin untuk membakar mobil Via Vallen.
“Ini Orang Yang Tega Membakar Mobilnya Teteh. Bikin Emosi Jiwa.
Hasil Kerja Keras Orang Segampang Itu Di Bakar Sama Dia,” tulis Mella Rossa dalam Instagramnya.
Pije juga diminta melihat tulisan aneh dan dianggap bernada ancaman yang dia tulis di tembok dekat rumah Via Vallen.
“Tulisannya kasar itu. Nggak (gila), iki wong waras (ini orang waras) Mba,” ucap Mella Rossa.
Dalam video, terlihat pelaku berlari ke area kebun kosong yang ada di belakang rumah Via Vallen.
Aksi itu juga terekam dalam CCTV rumah Via Vallen.
Pije mengaku sebagai fans berat Via Vallen yang berasal dari Cikarang, Jawa Barat.
Dia sengaja datang ke Sidoarjo untuk bertemu dengan Via Vallen.
Dua kali coba masuk ke dalam rumah Via Vallen, orang-orang di rumah sang biduan selalu melarangnya.
Alhasil, pelaku merasa sakit hati dan membakar mobil tersebut.
“Dia itu jauh-jauh, dia hanya ingin ketemu Via, mondar-mandir duduk di teras tetangga Via, di musala, masjid. Sudah dua kali dia datang tapi ditolak,” jelasnya.
Pije, pembakar mobil Via Vallen masih dimintai keterangan terkait aksinya.
Masih suka ngelantur, Pije menangis melihat mobil Via Vallen yang hangus.
Pria yang memiliki KTP asal Medan dengan alamat Jalan Pabrik Tenun, Kelurahan Sei Putih, Medan Petisah itu mengaku adalah fans berat pelantun ‘Meraih Bintang’ itu.
Polisi sudah mulai bisa menanyakan beberapa hal kepada Pije.
Setelah sadar dan diperlihatkan kondisi mobil Via Vallen yang hangus, Pije justru menangis.
“Bahkan pas saya kasih tahu foto mobil Via Vallen, saya bilang kan, dia langsung nangis. Saya tak kasih tunjuk mobil yang dia bakar. Dia menyangka nggak separah itu yang dia kira,” jelas Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Rabu (1/7/2020).
“Dia tanya, ‘Itu mobil Via?’ Saya bilang ya iya. Dia bilang minta maaf, saya minta maaf, sambil pegang kaki saya,” sambung Kombes Sumardji.
Meski sudah berada di kantor polisi, Pije masih tetap ingin bertemu Via Vallen.
Walaupun cara bicaranya terkadang ngaco, Pije mengatakan menyesal.
“Iya, iya tetap mau bertemu,” kata Sumardji.
Akibat perbuatannya, Pije dikenakan pasal 187 ayat 1 KUHP tentang pembakaran.
Pelaku terancam hukuman 12 tahun penjara.(bbs/ras)











