Bupati Langkat Dukung Sinergi Jaga Desa dan Dapur MBG

oleh
Bupati Langkat Syah Afandin hadiri Zoom Meeting Apresiasi diselenggarakan ABPEDNAS Sumut, Senin (4/5/26) dari ruang pola Kantor Bupati Langkat. (posmetro) 

POSMETROMEDAN.com- Bupati Langkat Syah Afandin hadiri Zoom Meeting Apresiasi yang diselenggarakan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sumatera Utara dengan tema “Sinergi Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG” dari ruang pola Kantor Bupati Langkat, Senin (4/5/26).

Kegiatan ini diikuti berbagai unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, baik secara langsung maupun virtual dari seluruh wilayah Sumatera Utara.

Sejumlah narasumber hadir secara daring di antaranya Direktur II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Subeno, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama, serta Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Sumut Palindungan Pane.

Turut mengikuti Asisten Intelijen Kejati Sumut Irfan Wibowo, Wasekjen DPP ABPEDNAS Muhammad Iqbal, Kajari Langkat Asbach, para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kasi Intel se-Sumatera Utara secara virtual, Kabag SDM Polres Langkat Hasan, Sekdakab Langkat Amril, serta para Kepala Dinas PMD Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.

BACA JUGA..  Dugaan Kekerasan Terhadap Bayi di Deli Serdang, LPA: Ini Kegagalan Perlindungan Anak

Kegiatan diawali sambutan Ketua DPD ABPEDNAS Sumatera Utara Abdul Khoir yang menekankan pentingnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjaga stabilitas pembangunan desa.

Ia menyampaikan bahwa BPD memiliki fungsi strategis dalam memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Bupati Langkat menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga desa menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

BACA JUGA..  KOMBAT : Pengungkapan 53 Kg Sabu, Pengabdian Polresta Deli Serdang Berantas Narkoba

Ia juga menyoroti pentingnya peran BPD dalam mengawal penggunaan dana desa agar tepat guna dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang baik, kita dapat memastikan desa tetap aman, maju, dan masyarakatnya sejahtera. Program ‘Jaga Desa dan Jaga Dapur’ harus menjadi komitmen bersama,” tegasnya.

Asintel Kejati Sumut, Irfan Wibowo menekankan peran kejaksaan dalam melakukan pendampingan serta pengawasan terhadap pengelolaan dana desa guna mencegah terjadinya penyimpangan hukum.

Kadis PMD Sumut, Palindungan Pane menyampaikan dukungan pemerintah provinsi terhadap penguatan peran BPD dan pemerintah desa dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan serta berbasis kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA..  Hardiknas di Siborongborong: Bupati Taput Tegaskan Pendidikan Karakter Prioritas Utama Hadapi Era AI

Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama menegaskan komitmen organisasinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat fungsi pengawasan di tingkat desa serta meningkatkan kapasitas anggota BPD di seluruh Indonesia.

Sebagai narasumber utama, Direktur II Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Subeno, menekankan pentingnya pengawasan dan langkah pencegahan dalam pengelolaan dana desa. Ia mengajak seluruh pihak untuk membangun sinergi guna menciptakan tata kelola desa yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.(*)
Reporter: M Alzi
Editor: Sahala