POSMETRO MEDAN – Pembunuhan keji dialami seorang pelajar SMPN 4 Lubuk Pakam. Korban dibantai dengan cara dibacoki hingga mengalami patah tulang tangan.
Pembantaian terhadap M Ilham (14) terungkap setelah pihak kepolisian melakukan ekshumasi terhadap jasad korban. Dan setelah dilakukan penyelidikan, 3 orang remaja diamankan dan dua lainnya masih diburu Polresta Deli Serdang
Diketahui, M Ilham ditemukan tewas sekitar empat bulan lalu. Awalnya, kematian korban diduga akibat kecelakaan. Namun pihak keluarga curiga jika M Ilham terindikasi dibunuh.
Belakangan, didampingi kuasa hukum, pihak keluarga melaporkan kecurigaan tersebut berdasarkan luka-luka yang terdapat di sekujur tubuh korban.
Setelah meminta keterangan saksi-saksi, polisi berhasil mengungkap pelaku pembantaian terhadap remaja asal Dusun Bakti I, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam itu.
Selanjutnya, Team Bringas Satreskrim Polresta Deli Serdang berhasil mengamankan tiga orang remaja, Minggu (10/8/2025) kemarin.
Ketiganya yaitu Abil Syahputra (19) dan DB (15) warga Desa Sekip serta DRU (15) warga Dusun Ampera Utara.
Kapolresta Deliserdang Kombes.Pol.Hendria Lesmana mengatakan dua pelaku diringkus dari rumahnya masing masing, sedangkan seorang lagi diudang Satreskrim Polresta Deliserdang, kemudian ditahan.
“Dua pelaku diringkus di rumahnya adalah Abil Syahputra dan DB, sedangkan DRU diamankan karena terlibat dan selanjutnya kembangkan,” kata Kapolresta.
Ia mengatakan bahwa ketiga pelaku masih diperiksa secara intensif oleh Satreskrim Polresta Deliserdang sedangkan pihak Satreskrim masih mengejar dua pelaku yang sudah diketahui identitasnya.
“Ada dua pelaku yang masih kita kejar, mudah mudahan tim kita dapat meringkus hari ini juga karena identitas dan alamat mereka lari sudah diketahui tim Satreskrim Polresta Deliserdang” pungkas Kombes.Pol. Hendria Lesmana.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Risqi Akbar didampingi Kanit Pidum Iptu. Jimmy Depari menyebutkan bahwa pihaknya mendapat pelimpahan perkara kasus perkara pembunuhan Muhammad Ilham dari Satlantas langsung bekerja dan melakukan penyelidikan.
“Jumat (8/8/2025) kami dapat pelimpahan perkara ini dari Satlantas, kami langsung bekerja dan memanggil beberapa saksi saksi untuk dimintai keterangan dan mengamankan beberapa barang bukti, Alhamdulillah dua hari kami melakukan penyelidikan tiga pelaku kami ringkus,” kata Kompol Risqi Akbar.
Ia menyebutkan bahwa pelaku atas nama Abil Syahputra merupakan pelaku paling sadis dengan membacok kepala korban dengan menggunakan pedang panjang miliknya.
“Saat menangkap Abil Syahputra, turut kita sita barang bukti berupa pedang panjang dari rumahnya dan dua sepeda motor milik para pelaku, Honda Beat BK 4224 MBS dan Vario BK 3265 MBM,” sebut RIsqi Akbar.
Sementara itu Tim Kuasa Hukum keluarga korban Muhammad Ilham, Boyle F Sirait dan partners mengapresiasi Polresta Deliserdang khususnya Sat Reskrim bersama Team Bringas yang sudah mengungkap kasus kematian Muhammad Ilham. Ia bersama Timnya juga berterimakasih kepada Kapolresta Deliserdang.(wan)












