POSMETRO MEDAN – Seorang nelayan muda, I (23), ditemukan meninggal dunia akibat jatuh dan tenggelam di laut. Warga Desa Sei Rakyat, Kecamatan Panai Tengah, ini sempat dinyatakan hilang selama hampir 12 jam.
I merupakan anak buah kapal (ABK) jenis Sondong yang tengah mencari ikan bersama dua rekannya. Dalam perjalanan kembali ke daratan sekitar pukul 01.00 WIB, dia terjatuh saat ombak tinggi dan angin kencang menghantam kapal mereka di kawasan Perairan Sei Dua.
“Setelah jatuh, kami langsung balik arah dan mencari, tapi cuaca sangat buruk. Kami tidak bisa melihat apa pun,” ujar Jamiluddin HSB, nahkoda kapal yang juga saksi mata kejadian.
Kabar hilangnya korban segera dilaporkan oleh tetangganya, Rusli, ke Kantor Satpolairud Polres Labuhanbatu. Laporan itu langsung direspons cepat oleh tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan yang dikoordinasi oleh IPDA Asep Muhammad Nuzul, S.E.
Bersama sejumlah personel Polairud dan dibantu para nelayan setempat, tim SAR menyisir perairan sejak pagi hari. Sekitar pukul 12.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi yang tak jauh dari tempat ia dilaporkan jatuh.
Jenazah dievakuasi ke Kantor Satpolairud sebelum dibawa ke Puskesmas Sei Berombang untuk pemeriksaan medis, dan kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.(tbn)












