Nasehati Jangan Mabuk, Ustadz Dihajar Anak Punk

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Niat baik tak selalu dinilai baik. Kenyataan ini dialami Ustadz Samsul Romli (42). Pria ini dianiaya seorang anak punk bernama Ayi Hermawan, hanya karena dinasehati jangan mabuk.

Pelaku menganiaya menggunakan taring babi. Itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Suryatman. Disebutkan, penganiayaan terjadi di Jalan Jamanis, Ciawi, Tasikmalaya.

Berawal saat korban Samsul Romli melihat pelaku Ayi Hermawan dan teman-teman lainnya tengah pesta miras. Kemudian, Ayi masuk ke salah satu pertokoan.

BACA JUGA..  Motor Murah Hasil Curian, Sindikat Curanmor Disikat

“Tak lama kemudian, pelaku keluar took dalam kondisi sempoyongan dan terjatuh di jalan. Korban Samsul menghampiri dan berinisiatif mengangkat korban,” ujar AKP Herman Suryatman, Minggu (6/7/2025).

Saat akan dibawa, pelaku Ayi justru mengamuk. Bahkan pelaku langsung menyerang korban dengan memukul menggunakan tangan kosong. Tetapi korban berhasil menangkis dan mendorong pelaku.

BACA JUGA..  KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi PUPR Sumut

“Kemudian, pelaku mengeluarkan taring babi dari saku celana dan dipukulkan berkali-kali ke muka korban,” ujarnya. Herman menambahkan, akibat dipukul berkali-kali menggunakan taring babi, korban mengalami luka di pelipis mata.

“Korban mengalami luka di pelipis sebelah kiri dan luka gores. Motif pelaku menyerang korban karena tak terima saat ditegur agar tidak meminum miras (mabuk),” terangnya,

BACA JUGA..  Polsek Medan Baru Grebek Sarang Narkoba, Barak Dibakar

Setelah korban tak berdaya, pelaku sempat melarikan diri. Sedangkan korban seusai menjalani pengobatan, melapor ke Polres Tasikmalaya.

Namun tidak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap pelaku tak jauh dari lokasi kejadian.

“Minuman keras yang dikonsumsi pelaku buat sendiri, alkohol murni. Saat ini, pelaku Ayi ditahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya,” tutup AKP Herman.(okz)