PKB Pujakesuma Dukung Gibran, Tolak Usulan Pemakjulan Dari Purnawirawan TNI

oleh
Acara Halalbihalal PKB Pujakesuma di Pendopo Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

POSMETRO MEDAN – Ketua Umum DPP Pujakesuma, Eko Sopianto menyatakan dukungannya pada Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabumingraka terus menjabat dan menolak usulan sejumlah Purnawirawan TNI yang meminta Pemakjulan Gibran dari Wakil Presiden.

Hal itu disampaikan Eko saat menggelar acara Halalbihalal Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma di Pendopo Agung Pujakesuma di Jalan Harapan, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Selasa, 29/4/2025.

” Presiden dan Wakil Presiden itukan dipilih sesuai aturan konstitusi yang ada maka dari itu tak sesederhana itu meminta pemberhentian Wakil Presiden terpilih oleh demokrasi rakyat seperti dilakukan oleh sejumlah Purnawirawan yang sudah sepuh itu. Dalam hal ini Pujakesuma menyikapi bahwa kebijakan ekonomi maupun pencapaian program kerja pemerintah saat ini dilakukan bersama antara presiden dan wakil presiden baik swasembada pangan dan program program kesejahteraan masyarakat,” jelas Eko.

BACA JUGA..  Dandim 0204/DS Buka Persami KKRI Gelombang VI Tahun 2026

Kegiatan dihadiri sejumlah pengurus pusat, Wilayah dan Kabupaten Kota Pujakesuma. Ada ribuan orang yang mengikuti acara silahturahmi halalbihalal diakhir bulan Syawal perayaan Idul Fitri 2025.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Pujakesuma Eko Sopianto mengatakan bahwa silahturahmi ini dilakukan dalam rangka menjalin kedekatan semua elemen dan unsur pendukung Paguyuban Keluarga Besar ( PKB) Pujakesuma.

BACA JUGA..  Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Kita disini semua mati saling mendukung apa yang dikerjakan saudara kita bila kegiatan dan tujuannya adalah untuk kebaikan, peningkatan ekonomi masyarakat.

Kalau acara Pujakesuma ini sangat banyak warganya , artinya Pujakesuma harus lebih reket lagi dalam menjalankan program program kemasyarakatan menjalin tali silahturahmi komunikasi yang harmonis sesama keluarga besar Pujakesuma.

” Harus bangga menjadi orang Jawa, jangan malu jadi semua harus nyatu di Pujakesuma tidak ada beda beda. Pendopo ini milik bersama, bisa dibuat kegiatan pesta keluarga Pujakesuma. Fungsikan pendopo ini untuk kepentingan kita, perkenalkan pendopo ini pada masyarakat juga,” ucap Eko.

BACA JUGA..  Pemkab Taput Pastikan Warga Segera Huni Huntap, Pemulihan Pascabencana Masuki Tahap Akhir

Bangunan pendopo ini semua lain tanahnya itu habiskan biaya hampir enam milyar. Jadi sayang kalau tidak dimanfaatkan. Silahkan digunakan buat acara acara.

” Bahwa kita insya Allah akan mengusulkan 20 hektar tanah Exs PTPN, yang akan digunakan sebagai lahan meningkatkan perekonomian masyarakat Pujakesuma,” jelas Eko. ( Wan)

EDITOR : Rahmad