WBP Lapas Tanjungbalai di Tes Urine, Hasil Negatif Dapat Mengikuti Program Integrasi

oleh
Teks foto : Warga Binaan Lapas Tanjungbalai di tes urine. (ISTIMEWA/Posmetromedan.com)

POSMETRO MEDAN  – Tidak kurang dari 13 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Tanjungbalai Asahan menjalani tes urine.

 Kegiatan ini dilaksanakan guna syarat untuk mengikuti program integrasi, yaitu pembebasan bersyarat (pb) dan cuti bersyarat (cb).

 Tes urine digelar oleh jajaran Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas di Klinik Pratama Lapas Tanjungbalai Asahan, Selasa (7/1).

BACA JUGA..  Pembangunan Prasarana BRT Mebidang di Medan, Paul Mei: Harus Terstruktur dan Ramah Lingkungan

 Kepada awak media, Kalapas Tanjungbalai Asahan, Irhamuddin, menjelaskan, tes urine bertujuan untuk memastikan bahwa WBP yang akan mengikuti program integrasi telah menunjukkan perubahan positif dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

 “Tes urine ini sangat penting untuk memastikan bahwa mereka yang akan mengikuti program integrasi adalah individu yang sudah bersih dari pengaruh narkoba,” kata Irhamuddin.

BACA JUGA..  3 Wanita Gagal Kirim 9 Kg Sabu dan 800 Pieces Vape Narkoba ke Medan

 Hasil tes menunjukkan bahwa semua WBP yang diuji negatif.

 Bagi WBP yang lolos tes urine, akan melanjutkan proses integrasi ke masyarakat.

 Sementara itu, bagi WBP yang tidak lolos akan menjalani pembinaan lebih lanjut di dalam Lapas.

 Menutup, Irhamuddin berharap WBP yang mengikuti program integrasi dapat menjadi individu yang produktif dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

BACA JUGA..  Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas Harap Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan

Sumber : Random
Editor : Oki Budiman