Pembunuh Siswi SMA di Tebingtinggi Ditembak Polisi

oleh
Pelaku pembunuhan siswi SMA di Tebingtinggi, bernisial M (duduk di kursi roda) saat diamankan Satreskrim Polres Tebingtinggi. (Humas Polres for Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Pelaku pembunuhan siswi salah satu SMA di Kota Tebingtinggi, Nani Mia Elvina (17) akshirnya berhasil ditangkap Polres Kota Tebingtinggi.

Diduga tersangka berinisial M itu diringkus dari sala satu wilayah di Provinsi Riau, pada Senin (29/8/2022). Bahkan kedua kaki pelaku harus ditembak, karena saat penangkapan M berusaha kabur.

Diketahui, usai membunuh korban yang masih ada hubungan keluarga dengan pelaku, pelaku M langsung melarikan diri keluar kota.

Informasi yang berhasil diperoleh, usai pelaku ditangkap, ibu korban pun telah dipanggil pihak kepolisian Polres Tebingtinggi untuk dimintai keterangannya pada Selasa (30/8/2022).

Tampak dalam foto yang diperoleh wartawan, tersangka diapit para personil Polres Tebingtinggi dengan posisi duduk di kursi roda. Kedua bagian kakinya dibalut perban putih.

BACA JUGA..  Kepergok VCS Sambil Pamer Payudara, Istri Ditikami

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Junisar Rudianto Silalahi, saat dikonfirmasi wartawan Selasa (30/08/2022), membenarkan pelaku pembunuhan siswi SMA tersebut telah ditangkap.

“Benar pelaku yang sempat kabur keluar kota beberapa minggu yang lalu, kini  sudah kita amankan di salah satu wilayah provinsi Riau. Kini pelaku masih kita periksa untuk dimintai keterangannya dulu,” ujar Kasat.

Sementara saat ditanya apa motifnya, Kasat mengatakan masih didalami.

“Untuk motifnya masi kita dalami, setelah sudah selesai secepatnya nanti kita lakukan konferensi pers bersama pak Kapolres,” kata AKP. J.Rudianto. (*)

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah korban dengan kondisi membusuk ditemukan di Jalan Dr Hamka, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bejenis, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Senin (22/8/2022) siang. Diduga, korban adalah seorang gadis berusia 17 tahun bernama berinisial NME yang biasa dipanggil Vina.

BACA JUGA..  Nelayan Belawan Tewas Tenggelam Terlilit Kopling Mesin Perahu

Diketahui, Vina telah 3 minggu meninggalkan rumah dan sudah dilaporkan keluarga ke pihak kepolisian soal anak hilang.

Suasana bertambah miris saat ibu korban histeris menangis disaat sendal milik putrinya yang hilang ditemukan di dekat jenazah korban. Bahkan ibu korban pingsan saat melihat sendal tersebut.

Di lokasi penemuan, Erda (43) yang merupakan Budhe korban (Vina), mengatakan kalau keponakannya itu sudah 3 minggu pergi dari rumah tanpa diketahui siapapun.

“Yang pingsan itu ibunya, sendal yang di lsitu sendal milik keponakan saya, dia sudah 3 minggu meninggalkan rumah,” kata Erda, juga menangis histeris.

BACA JUGA..  Apartemen Sentraland Digerebek, Ratusan Vape Berisi Narkoba Disita

Diketahui selama ini Vina tinggal bersama Erda, Bukde korban. Vina meninggalkan rumah sudah 3 minggu lebih, dan tidak ada kabar hingga sampai sekarang.

“Selama ini dia tinggal sama saya karena rumah dia jauh dari sekolahnya, Dia pergi saat saya rewang tempat tetangga pesta, sampai hari Minggu semalam, pas genap 3 minggu dia pergi meninggalkan rumah,” jelas Erda sambil menangis.

“Sebenarnya udah dilaporkan mamaknya ke kantor polisi tentang anaknya yang hilang ini bang, tapi belum ada kabar sampai sekarang. Tiba tiba dengar ada mayat di sini jadi kami ke sini,” tambah Erda. (*)

Reporter: Ridwan manurung
Editor: Maranatha Tobing