Konsistensi Syahrul Pasaribu pada BKMT di Pengajian Akbar dan Peringatan Muharram 1444 H

oleh
Ketua Dewan Pakar sekaligus Pendiri Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Tapanuli Selatan H Syahrul M Pasaribu bersama anggota DPRD Tapanuli Selatan disambut dengan salawat badar, saat menghadiri pengajian akbar BKMT di Situnggaling, Kecamatan Saipar Dolok Hole. (Amran Pohan/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Ketua Dewan Pakar sekaligus Pendiri BKMT Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul Pasaribu, menunjukkan sikap konsistensinya  meralisasikan janji pada Pengajian Akbar 31 Juli di Hanopan, Kecamatan Arse dan di  Simole-ole, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH).

Sekaligus memenuhi undangan BKMT Kecamatan Arse dan SDH, dengan menghadiri  peringatan Muharram 1444 H,  sekaligus Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Kelurahan Arse Nauli Kecamatan Arse dan Situnggaling, Kecamatan SDH, Minggu (28/8/2022).

Atas sikap konsistensi Syahrul Pasaribu, Bupati Tapsel periode 2010-2015 dan 2016-2021 itu diapresiasi Ketua BKMT Kecamatan Arse Rosmawty Siregar dan Ketua MUI Kecamatan Arse Mohd. Taslim Hasibuan serta Kepala Kantor Kementrian Agsma (Kemenag), Kecamatan SDH, Iskarnaen. Mereka berterimakasih, sekaligus meminta agar disetiap kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan selalu hadir dan berperan.

Seperti kegiatan yang baru lalu menginisisasi Turnamen Sepak Bola Syahrul Cup, sebagai wadah menampung dan menyalurkan bakat dan minat pemuda dibidang olah raga yang berlangsung hampir sebulan di Sipagimbar, Kecamatan SDH. Dimana, kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-77 berjalan sukses.

Pengajian akbar kali ini, dihadiri seribuan majelis taklim desa dan kelurahan se Kecamatan Arse dan SDH. Hadir juga Ketua DPRD Tapsel, Husin Sogot Simatupang, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Tapsel Muhammad Rawi Ritonga, Baznas Tapsel Dr.Akhiril Pane, Ketua BKMT Kecamatan SDH, Hj Berliana Pasaribu, dan para Ulama se Kecamatan Atse dan  Kecamatan Saipar Dolok Hole.

Mereka juga menguatkan harapan dan keinginan masyarakat kepada Syahrul Pasaribu, untuk berkiprah secara formal, seperti di lembaga Legislatif ditingkat Pusat.

BACA JUGA..  Ayam Hasil Sitaan Balai Karantina Yang Diduga Diperjual Belikan Berharga 20-30 Juta Per Ekor

“Karenanya bersedialah mencalon pada Pemilu tahun 2024 mendatang dan kami siap memberikan dukungan. Dari berbagai karya dalam pembangunan yang bapak lakukan selama ini, kami yakin apabila pak Syahrul sudah berkiprah di tingkat nasional, pembangunan akan semakin meningkat utamanya di Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan),” ungkap mereka.

Menyahuti itu, Syahrul M. Pasaribu berterimakasih dan terharu, melihat tetap kompaknya BKMT yang ada di Tapsel hingga saat ini.

Menghadiri pengajian akbar sebutnya,  sudah keharusan bagi dirinya. Asalkan ada kesempatan, menghadiri pengajian akbar selalu menjadi prioritas.

Dikisahkan, BKMT di Tapsel dibentuk pada tahun 2011 lalu saat ia baru menjabat Bupati Tapsel. Ketua BKMT Sumut memberi mandat kepadanya dan Ketua TP PKK saat itu Syaufialina Syahrul, untuk membentuk BKMT Tapsel.

Kemudian terpilihlah Hj. Hasni Delailah Harahap sebagai ketua pertama dilanjutkan periode kedua oleh Hj.Anna Lely Hutasuhut dan saat ini dipimpin oleh Rosmayati Ritonga. Dimana,  diakhir kepemimpinannya di Tapsel pada Februari 2021, BKMT sudah beranggotakan 26.000 orang di 15 Kecamatan.

Disampaikan, selain memupuk silaturahmi dan menambah iman dan taqwa lewat tausiah, BKMT di Tapsel juga ada yang  berkembang dibidang ekonomi, seperti pendirian koperasi pada tahun 2014, yang diberi nama ‘Koperasi Amaliyah’ oleh BKMT Kecamatan Arse.

Tokoh masyarakat Sumatera Utara H Syahrul M Pasaribu saat menghadiri pengajian amaliyah akbar BKMT Kecamatan Arse, Tapanuli Selatan. (Amran Pohan/Posmetromedan.com)

“Beranggotakan 650 orang dan saya secara pribadi disepakati menjadi Anggota Kehormatan. Dengan kewajiban membayar iuran disetiap menghadiri pengajian akbar sebesar yang dibayarkan seluruh anggota koperasi,” sebutnya dan  dikesempatan itu Syahrul menunaikan kewajibannya membayar iuran Rp3,5 juta saat pengajian BKMT Kecamatan Arse.

BACA JUGA..  MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan

Dimana, koperasi yang saat ini mengelola dana sekitar Rp 500 juta ini, pernah menjadi juara terbaik kedua tingkat Sumatera Utara beberapa tahun yang lalu.

“Diharapkan dapat dicontoh BKMT Kecamatan lainnya,” ujar Syahrul Pasaribu yang juga Wakil Ketua Wantim Golkar Sumatera utara itu.

Disampaikan, pendirian BKMT ini dimaksudkan adalah, untuk menghimpun semua Majelis Taklim yang ada di desa dan kelurahan, disetiap Kecamatan dalam satu bentuk Kepengurusan  untuk seterusnya disatukan dalam BKMT Kabupaten Tapsel.

Program ini juga bagian dari upaya peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) umat Islam melalui tausiyah atau ceramah para ustadz di setiap pengajian akbar yang digelar sekali sebulan oleh BKMT kecamatan.

“Juga termasuk bagian upaya peningkatan silaturrahmi umat sesuai anjuran agama Islam yaitu hablum minalloh wa hablum minannas (menjaga hubungan dengan Allah SWT dan hubungan sesama manusia),” ungkap mantan anggota DPRD Sumut tiga periode ini.

Lebih lanjut Syahrul Pasaribu mengungkapkan, upaya dan kegiatan lainnya dalam meningkatkan syiar Islam serta perkuatan silaturahmi selama  kepemimpinannya, adalah menginisiasi safari hari-hari besar keagamaan.  Pada tahun 2013, bekerja sama dengan MUI Tapsel menggelar Safari Isra Mi’raj dan Safari Maulid Nabi Muhammad SAW.

Seterusnya, kembali menginisisasi Safari Muharram tahun 2016 atau periode kedua kememimpinannya. Sehingga, di Tapsel terdapat empat safari hari-hari besar keagamaan, termasuk Safari Ramadhan.

BACA JUGA..  Jalan Banyak Rusak, Pemkab Deli Serdang Hamburkan Anggaran Rayakan HUT APKASI

“Tujuan akhirnya setiap pelaksanaan hari besar keagamaan diharapkan memperoleh nilai tambah bagi umat,” tegasnya.

Kepada seluruh yang hadir, Syahrul meminta agar tetap jaga kekompakan dan perkuat silaturahmi. Tetap dukung program pemerintah dan ikuti anjurannya.

“Jangan mau dipecah belah oleh siapun juga. Apalagi peringatan tahun baru Muharram 1444 H dan pengajian akbar kali ini, masih diliputi suasana peringatan HUT RI ke-77. Semua orang tau ‘persatuan dan kesatuan’ menjadi modal utama para pejuang, dalam memerdekan Bangsa Indonedia dengan melawan  penjajah tujuh puluh tujuh tahun yang lalu,” pungkasnya.

Dalam kedua acara itu juga di isi dengan tausiah oleh Ustadz Marahot di Kecamatan Arse dan Ustadz Ilham Harahap di SDH.

Dalam tausyiahnya kedua ustad mengetengahkan siraman rohani seputar makna tahun baru Muharram atau tahun baru Islam. Salah satunya dari sisi mengenang zaman hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, yang merupakan langkah strategis dakwah dan syiar Islam. Dan tahun baru Muharram ini juga dapat dimaknai sebagai hijrah atau perjuangan meninggalkan hal yang buruk untuk meraih kebaikan.

Untuk dapat meraih makna yang terkandung dalam tahun baru Muharram ini, kedua Ustadz itu mengajak  anggora BKMT dan seluruh jamaah yang hadir, lebih meningkatkan Iman dan Taqwa (Imtaq) serta memperkuat Silaturrahmi dan secara bersama menggelorakan syiar Islam ditengah-tengah umat. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing