Kapolres Madina : Tak Ada Tempat Bagi Pelaku Kejahatan di Madina

oleh
Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP H.M. Reza Chairul, saat memberikan keterangan pers terkait penganiayaan seorang wartawan yang dilakukan beberapa pria. (Oki Budiman/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Kapolres Madina, Polda Sumatera Utara, AKBP H.M. Reza Chairul mengatakan tidak ada tempat bagi pepaku kejahatan di Mandailing Natal (Madina). Hal itu disampaikan, buntut penganiayaan seorang wartawan beberapa hari lalu.

Kasus kekerasan terhadap jurnalis itu telah resmi dilaporkan ke Polres Madina, melalui personil SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Madina.

Aiptu Budi Darma personil yang menerima laporan bernomor LP/B / 64  / III / 2022/ SPKT / POLRES MADINA/POLDA SUMUT, pada tanggal 04 Maret 2022.

Diketahui, aksi penganiayaan oleh beberapa pria itu terjadi di Lopo Mandailing Kopi, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

BACA JUGA..  OTT Diskominfo Tebingtinggi: Aktivis Pemuda Minta Poldasu Ungkap Aktor Besar

Menyikapi aksi brutal tersebut, Polres Madina mengaku akan bertindak cepat. Hal ini dikatakan Kapolres Madina AKBP H.M. Reza Chairul, Sabtu (5/3) siang lalu.

Jeffry Barata Lubis (42), wartawan salah satu media terbitan Medan yang bertugas di Mandailing Natal (Madina) menjadi korban penganiayaan dari sekelompok orang yang diduga dari salah satu ormas kepemudaan di Kabupaten Madina, Jumat (4/3/2022). Disebut-sebut suruhan pengusaha Penambang Emas Tak Berizin (PETI). (Sumber istimewa)

“Jajaran Satuan Fungsi Reserse Kriminal langsung bekerja dengan maksimal, mereka lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kemudian menyita rekaman CCTV di lokasi kejadian dan melakukan gelar perkara agar ungkap kasus berjalan dengan maksimal,” kata AKBP H.M Reza.

BACA JUGA..  Keponakan Terjaring OTT, Polda Sumut Diminta Periksa Wali Kota Tebingtinggi

Hingga berita ini diturunkan, pihak Reskrim Polres Madina yang dipimpin AKP Edi Sukamto dibantu personil Ditreskrimum masih memburu pelaku penganiayaan terhadap wartawan tersebut.

“Para pelaku sudah kami identifikasi (namanya masih kami rahasiakan) dan saat ini kami sedang memburu. Dan mengejar para pelaku yang berusaha kabur keluar wilayah kabupaten Mandailing Natal,” sambung Kapolres Madina itu.

Kepada wartawan, Kapolres Madina mengaku akan bertindak profesional dalam mengungkap kasus tersebut

“Tak ada tempat, bagi pelaku kejahatan di Madina. Kami sudah menerima Laporan Polisi dari sodara Jefri Bharata Lubis (korban), pastinya kami akan bekerja dengan Profesinal, sesuai dengan SOP (Standar Operasi Prosedur) Kepolisian Republik Indonesia,” tegas Kapolres.

BACA JUGA..  Pembunuhan di Areal Kebun PT Socfindo, Lengan dan Kepala Korban Dibacok

“Percayakan dan serahkan kasus ini kepada kami Polres Madina, kami usut perkara ini sampai tuntas, mohon doa informasi dari rekan media juga masyarakat Mandailing Natal. Saya himbau kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sebelum kami dilakukan tindakan tegas dan terukur,” tutup AKBP H.M. Reza Chairul. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing