POSMETROMEDAN.com-Tiga pria ditemukan sudah tak bernyawa di areal perladangan warga di pinggir Jalan Usaha Tani Dusun I, Desa Penungkiren, Kecamatan STM Hilir, Deliserdang, Jumat (29/1/2022) pukul 13.00 Wib.
Ketiga orang yang belum diketahui identitasnya itu diduga merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Para korban sekaligus pelaku ini diduga tewas dianiaya warga.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol I Kadek H Cahyadi, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Hari Jumat (28/1/2022) sekira pukul 13.00 Wib diperoleh informasi bahwa adanya aksi kelompok massa terhadap 3 orang yang diduga pelaku curanmor di Dusun I Namo Linting, Desa Kuta Mbelin, Kecamatan STM Hulu,” katanya.
Berdasarkan keterangan dari Kadus I Desa Penungkiren, Petrus Kaban, lanjutnya, ketiga orang yang diduga pelaku curanmor tersebut telah dalam kondisi meninggal dunia dan diletakkan di sekitar pinggiran jalan.
“Keterangan daripada saksi bahwa kelompok massa berasal dari Desa Kuta Mbelin Kecamatan STM Hulu, Desa Penungkiren, Desa Rambai, Desa Talaeta, Kecamatan STM Hilir dan warga Desa Mardinding Kecamatan Biru-Biru, diperkirakan berjumlah lebih kurang 600 orang,” ungkapnya.
Ketiga jasad pria itu ditemukan di sekitar perladangan milik Temo Sembiring dengan Mardan Tarigan.
“Kondisi sudah tidak bernyawa dengan luka akibat sajam di bagian kepala. Identitas ketiganya tidak ditemukan dan sekitar lebih kurang 800 meter dari TKP di sekitar jembatan Jalan Desa Penungkiren menuju Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, ditemukan 1 unit sepedamotor dalam kondisi hangus terbakar, diduga berkaitan dengan ketiga mayat tersebut,” jelasnya.
Polisi dari personel Polsek Talun Kenas dan Polresta Deliserdang mengamankan ketiga jasad tersebut ke Puskesmas Talun Kenas untuk selanjutnya dibawa ke RSBhayangkara Medan.
“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini,” kata Kompol I Kadek Cahyadi.(*)
SUMBER: Aswar
EDITOR: Mangampu Sormin












