Dua Rumah di Langkat Hangus Dilalap Api

oleh
Kebakaran rumah milik warga. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Kebakaran hebat melanda dua unit rumah semi permanen di Jalan Coklat, Desa Tanjung Jati, Kabupaten Langkat, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, peristiwa itu membuat warga panik karena api membesar dalam waktu singkat.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, rumah yang terbakar diketahui milik Soni (51) dan Giman (50). Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di rumah milik Giman sebelum akhirnya merembet cepat ke bangunan di sebelahnya yang mayoritas berbahan semi permanen.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun besarnya kobaran membuat api sulit dikendalikan.

“Api cepat sekali membesar. Warga panik dan langsung mencoba memadamkan sambil menunggu mobil damkar datang,” ujar Adi (52), salah seorang warga di lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Pemko Binjai, Rudi Iskandar, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dari Regu Kesiapsiagaan A begitu menerima laporan.

BACA JUGA..  77 Rumah Terbakar di Lhokseumawe Aceh

“Petugas berangkat pukul 17.03 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.11 WIB. Setelah dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan dan dikuasai pada pukul 17.36 WIB,” kata Rudi.

Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kalaksa BPBD bersama Katim Kesiapsiagaan Suhendra Okto Sembiring. Petugas berjibaku mencegah api merembet ke rumah warga lainnya di kawasan padat tersebut.

BACA JUGA..  Jelang HUT ke-154 Kota Binjai, Aktivis Soroti Kegaduhan Politik dan Mandeknya Pembangunan

Hingga kini, jumlah kerugian material masih dalam proses pendataan. Sementara penyebab pasti kebakaran masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwenang, meski dugaan awal mengarah pada korsleting arus listrik.

Pasca kebakaran, situasi di lokasi dilaporkan telah aman dan kondusif. Namun peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik yang berpotensi memicu kebakaran.

Editor: Oki Budiman