POSMETROMEDAN.com – Prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS dengan sigap merawat luka di kepala Monalisa. Wanita berusia 15 tahun itu baru saja dianiaya ibu angkatnya di Kampung Ampas, Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (22/8/2020)
Komandan Pos Ampas Letda Inf Destarellyno Fachri S, Tr (Han) mengatakan, awalnya Monalisa mendatangi Pos Ampas untuk mendapatkan pengobatan atas luka sobek di bagian kepalanya.
“Melihat luka yang dialami monalisa tersebut, Prada Saputra Panggabean sebagai Tamtama Kesehatan pos segera memberikan perawatan dan mengobatinya,” kata Letda Destarellyno.
“Luka tersebut akibat hantaman parang yang dilakukan oleh mamak adik (mamak asuh) kepada monalisa karena menolak untuk mengambil sayur di kebun. Pasalnya Monalisa ini baru pulang sekolah, mungkin dia minta istrahat sebentar toh,” lanjutnya.
Lebih lanjut disampaikan, selama ini Satgas Yonif Raider 100/PS melaksanakan pelayanan kesehatan kepada warga yang ada di daerah binaanya sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
“Selain mendatangi warga dari rumah ke rumah, kita juga memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang langsung mendatangi pos kita,” jelas Danpos.
“Hal ini untuk mempermudah warga mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, setelah mendapatkan pengobatan dari personel Satgas Yonif Raider 100/PS, Monalisa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada personel kesehatan Pos Ampas.
“Terima kasih, pak mantri telah mengobati luka kepala saya,” kata Monalisa.(ril)











