Melawan, Tekab Patumbak Tembak Perampok Warga Labura

oleh
PAPARKAN: Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Philip Purba (tiga dari kiri) memaparkan dua tersangka perampokan warga Labura,

POSMETROMEDAN.COM-Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak, sukses mengungkap aksi perampokan di Jalan Sisingamangaraja KM 8.5, Senin (22/6/2020) lalu. Josua Simbolon (29) warga Labuhanbatu Utara (Labura) dirampok di halte bis flyover Amplas.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Philip Purba mengatakan, dua orang tersangka telah diamankan.

Kedua tersangka masing-masing, Marko Harianja alias Ego (30) warga Jalan Garu III, Gang Melati, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas dan Eko Syaputra alias Jawa (26) warga Jalan Bajak II No. 19, Kebun Kopi, Patumbak, Medan.

BACA JUGA..  Gorok Leher Hemat Barus Hingga Tewas, Bandot Ditangkap

“Tersangka Eko merupakan seorang residivis yang sehari-hari bekerja sebagai kondektur,” tutur Philip.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit ponsel Android OPPO A7 hitam, obeng runcing dan sebilah pisau dari kuningan.

“Saat itu, Josua baru tiba di halte bis flyover Amplas Medan. Ia berencana pulang ke kampung halamannya ke Rantau Parapat,” kata Philip.

Kemudian korban menunggu bis keberangkatan di halte bus Amplas. Kemudian datang dua orang pelaku yakni Ego dan Jawa menghampiri korban dengan alasan menawarkan jasa.

BACA JUGA..  Bocah 12 Tahun Tewas Diduga Tersambar Petir

“Karena tawarannya tidak dituruti korban, pelaku Ego mengeluarkan sebilah pisau dan mengancam korban di perut. Sedangkan rekannya, Jawa mencekik lalu memukul korban dua kali pada bagian wajah,” jelas Philip.

Kemudian, Ego merampas ponsel dan dompet korban yang berisi surat penting dan uang Rp250.000. Tak terima, hari itu juga korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Patumbak.

“Menindaklanjuti laporan korban, kemudian kedua pelaku dilacak,” sebut Philip.

Pelaku Jawa diketahui sedang berada di Jalan Sisingamangaraja KM 8 di depan loket bus Sandra Prima. Personel kemudian langsung membekuknya.

BACA JUGA..  Kasus Korupsi Dana BOS, Mantan Kepala SMAN 16 Medan Ajukan Banding

“Selanjutnya, kasus dikembangkan dan keberadaan Ego pun terlacak di Jalan Sisingamangaraja KM 7 dekat PT Cosmos,” sebut Philip.

Ego saat itu sadar polisi sedang membuntutinya. Sehingga ia berusaha melarikan diri dan melawan polisi.

“Sudah kita kasi (tembakan) peringatan tiga kali, dia tetap melawan sehingga kakinya ditembak,” ujar Philip.

Selanjutnya tersangka diamankan dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk ditangani medis.

“Untuk proses penyidikan selanjutnya kedua tersangka berikut barang buktinya dibawa kePolsek Patumbak,” pungkasnya.(mad/ala)