Dijanjikan Nikah, Gadis Asal Tapteng Ditinggalkan Anggota Dewan Setelah ‘Gituan’

oleh

TAPTENG-Habis manis, sepah dibuang. Agaknya pribahasa itu cocok menggambarkan nasib seorang mahasiswi berinisial H (22).

Puas menikmati tubuhnya, seorang oknum salahsatu pimpinan di DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) tak kunjungi membawa H ke pelaminan. Bahkan saat ini terkesan cuek.

Pria berinisial WSS adalah oknum yang sudah menikmati kemolekan tubuh H. Karena kelakuannya, WSS sudah dilaporkan ke Badan Kehormatan Dewan (BKD).

“Kita sudah buat laporan resmi ke BKD pada 10 Juni 2020. Saat itu didampingi LSM dan beberapa masyarakat,” tutur salahsatu keluarga H, Joko (38) kepada media.

“Saat itu yang menerima laporan adalah staf bernama Nia. Sebab, Ketua BKD Syahrul Pasaribu sedang berada di luar kantor,” sambungnya .

BACA JUGA..  Modus Culik Anak di Deli Serdang, Untuk Dijadikan Pengemis

Dijelaskan Joko, hubungan asmara antara H dan WSS dimulai tahun 2018 sampai dengan 2019. Pertemuan H dengan WSS bermula ketika mereka berada dalam satu organisasi, dimana H menjabat sebagai bendahara.

“Dengan segala bujuk rayu yang dilakukan WSS kepada H, sehingga adik kami rela memberikan kehormatannya,” kata Joko.

“Awalnya dia berjanji akan menikahi H. Namun sampai saat ini WSS tidak menepati janjinya, sehingga kami mengambil keputusan untuk melaporkan WSS ke BKD,” terang Joko.

Persoalan ini juga sudah pernah dibahas secara kekeluargaan. Namun WSS dan keluarganya sampai saat ini masih abai dengan keinginan H.

“Sudah tiga kali dilakukan pertemuan keluarga, namun tak ada jawaban. Pertemuan sebelum Lebaran di tahun 2020 ini, harapan kita kan supaya ada tanggungjawab dari WSS,” harap Joko mewakili keluarga.

BACA JUGA..  Diduga Keracunan MBG, Murid SD Dilarikan Ke Puskesmas Pagar Merbau

Pihak keluarga hanya ingin status H jelas. Meski hanya satu hari.

“Itu juga sempat kita sampaikan ke keluarga WSS. Namun sampai saat ini belum ada kepastian yang jelas,” ujarnya.

“Setelah menjabat menjadi salah satu pimpinan di DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, dia memutuskan hubungan komunikasi dengan H,” sambung Joko

Kata Joko, pukulan berat itu kini sangat dirasakan H. Bahkan belakangan, H lebih banyak mengurung diri di kamar.

“Saat ini kondisi dan keadaan adik kita ini mengalami trauma atas prilaku WSS. Adik kita menanggung segala aib yang ia perbuat bersama dengan WSS selama mereka menjalin hubungan asmara,” ucapnya.

BACA JUGA..  Parmitu Tewas Digorok

Menurut Joko, pihaknya meminta pertanggungjawaban atas apa yang sudah diperbuat WSS terhadap H beberapa tahun belakangan.

“Kami pihak keluarga hanya meminta pertanggungjawaban WSS,” katanya di depan wartawan.

Sayangnya, WSS yang berulangkali dikonfirmasi wartawan lewat telepon selulernya, belum memberikan jawaban. Saat didatangi ke gedung DPRD Tapteng, WSS juga belum berhasil ditemui.

Terpisah, Ketua BKD DPRD Tapteng, Syahrun Pasaribu mengaku belum dapat memberikan keterangan resmi soal laporan dari keluarga H.

“Besok abang konsultasi ke Kabupaten Batubara. Pulang dari sana baru kita jumpa ya bang,” ujar Syahrun.(fi/tam/ala)