POSMETRO MEDAN – Rasa sayang seorang ayah terhadap anaknya ditunjukkan dengan cara yang tak biasa. Khawatir melihat perubahan perilaku sang anak yang diduga terjerumus penyalahgunaan narkoba, Ferry Pardede (64), warga Balige, Kabupaten Toba, memilih melaporkan anak kandungnya sendiri berinisial LHP ke Polres Toba.
Langkah tersebut diambil Ferry karena tak ingin masa depan anaknya semakin hancur akibat narkoba. Ia bahkan mendatangi Polres Toba pada Rabu (28/10/2026), untuk meminta bantuan petugas agar anaknya diamankan dan menjalani pemeriksaan.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti Satuan Reserse Narkoba Polres Toba. Petugas kemudian bergerak menuju Pelabuhan Mulia Raja Balige dan menemukan LHP di lokasi tersebut.
Selanjutnya, LHP dibawa ke Mapolres Toba untuk menjalani tes urine. Hasilnya, LHP dinyatakan positif mengandung metamfetamina, zat yang terkandung dalam narkotika jenis sabu.
Kasi Humas Polres Toba, Ipda Khairudin, membenarkan peristiwa tersebut, Sabtu (31/10/2026).
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Toba, Iptu Tri Pranata, mengapresiasi keberanian dan kepedulian Ferry yang memilih bertindak demi menyelamatkan masa depan anaknya.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh bahwa keluarga memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani penyalahgunaan narkoba.
“Ayah mana yang ingin masa depan anaknya hancur karena penyalahgunaan narkoba? Sebelum terlambat, orang tua seharusnya mengambil tindakan seperti yang dilakukan Ferry,” tegas Tri.
Ia juga mengungkapkan, Polres Toba menyediakan layanan tes urine gratis dan konsultasi terkait narkoba bagi masyarakat. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan para orang tua yang mencurigai adanya indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan keluarga.
Tri mengimbau masyarakat agar tidak menutup mata terhadap perubahan perilaku anggota keluarga yang patut dicurigai.
“Segera laporkan ke Polres Toba jika mencurigai adanya perubahan perilaku anak yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Jadikan Polri sebagai mitra untuk menekan persoalan narkoba di masyarakat,” pungkasnya.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa menyelamatkan anak dari narkoba terkadang membutuhkan keberanian untuk mengambil keputusan sulit. Sebab, kepedulian orang tua bisa menjadi langkah awal menyelamatkan masa depan buah hati.
Editor: Oki Budiman











