Proyek Normalisasi Sungai Bedera Meresahkan

oleh
oleh
Warga resah terlambat masuk kerja, karena lama menunggu angkutan umum akibat kemacetan panjang yang ditimbulkan pengerjaan proyek normalisasi sungai Bendera.

POSMETRO MEDAN – Proyek normalisasi Sungai Bedera di Jalan Asrama Medan, menimbulkan keresahan.

Sempat di demo warga sekitar karena pengerjaannya dinilai lambat, kini keresahan baru dirasakan pengguna jalan umum.

Seiring dimulainya pengerjaan jembatan Jalan Lembaga Pemasyarakatan, kemacetan panjang pada pagi dan sore hari terus terjadi.

Ini tak lepas dari tidak adanya pengaturan lalulintas oleh pihak terkait, khususnya Satlantas, Dishubdan atau Polsek setempat.

BACA JUGA..  Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Rico Waas Ajak Santri Kuasai Teknologi

Dampak kurangnya kordinasi tersebut, banyak pekerja maupun pelajar yang biasa menggunakan jasa angkutan umum, jadi terlambat.

Pasalnya, demi menghindari jalur macet, sebagian besar sopir memilih melintasi jalur jalan pemotongan.

Atas kondisi ini, masyarakat berharap para pejabat terkait segera mengambil langkah bijak, agar dampak negatif yang ditimbulkan pengerjaan proyek ini tidak berkepanjangan.

BACA JUGA..  Warga Ngadu Ditolak Berobat, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin

Masyarakat menilai, timbulnya keresahan ini, terindikasi dari kurang profesionalnya strategi pengerjaan yang diterapkan pihak kontraktor.(ras)