POSMETRO MEDAN – Meski sudah mengakibatkan 42 orang siswa Sekolah Dasar mengalami sakit perut hingga terpaksa dilarikan ke puskesmas, Dapur SPPG di Desa Galang Barat milik Yayasan Manunggal Kartika Jaya hanya mendapat sangsi skor selama 20 hari saja.
Hal ini disampaikan Rizky selalu kordinator BGN Kabupaten Deli Serdang. Menurutnya dari hasil pemeriksaan pasca insiden tersebut, tidak ditemukan ada kesalahan yang menyebabkan sakit perut pada makanan yang dikonsumsi siswa , namun di sinyalir terjadi sakit perut disebabkan susu kotak kemasan.
” Untuk kejadian itu Dapur SPPG Galang Barat yang menyuplai MBG kita suspend terhitung selama 20 hari sejak 18 September 2026 kemarin,” ucapnya dilansir Senin 5/10/2026).
Rizky mengatakan untuk kejadian ini pihaknya sudah memberikan penegasan pada seluruh SPPG yang ada untuk tetap menjaga kualitas dan SOP yang sudah diberikan agar kejadian yang sama tak berulang.
Rizky juga memaparkan kalau saat ini ada 229 dapur SPPG beroperasi dengan 4 diantaranya dihentikan dalam status suspend ( skors).
Diberita sebelumnya, ada 42 siswa dari empat sekolah dasar diantaranya SD Negeri 101976 Bandar Kuala, SD Negeri 106197 Desa Paku, SD Negeri 101961 Timbang Deli dan SD Negeri 107827 Titi besi mengalami keracunan sakit perut muntah muntah setelah beberapa saat mengkonsumsi MBG di sekolahnya.
Setelah dilarikan ke Puskesmas dari 42 orang, 2 orang menjalani perawatan sementara 40 orang rawat jalan.Orang tua siswa yang keracunan sangat panik saat itu dan mendesak pertanggung jawaban sekolah dan SPPG.
Warga berharap ada tindakan tegas terhadap SPPG yang bertanggung jawab menyajikan MBG pada anak- anak dan tidak mau lagi ada korban selanjutnya dikemudian hari.
Informasi dihimpun, dapur SPPG Desa Galang Barat dikelola oleh Yayasan Manunggal Kartika Jaya adalah yayasan yang sama dengan pengelola dapur MBG di Kabupaten Karo yang menyebabkan keracunan siswa juga hingga Viral nasional.( Wan)
EDITOR : Putra











