POSMETRO MEDAN – Aksi pencurian di SMP Swasta HKBP Poriaha, Kelurahan Tapian Nauli II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), akhirnya terungkap. Polisi menangkap BP alias Hutu (36), yang diduga menjadi pelaku utama pembobolan sekolah tersebut.
Tersangka diringkus Satreskrim Polres Tapteng pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Tapteng AKP Dian Agustian Perdana mengatakan, kasus tersebut diketahui pada Minggu (12/7/2026). Saat itu, Lambok Samosir hendak beribadah ke gereja dan curiga melihat pintu sekolah dalam keadaan terbuka.
Kecurigaan tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala SMP Swasta HKBP Poriaha, Arninovita Hutagalung (43). Saat diperiksa, gembok pintu utama ditemukan telah dirusak.
“Di dalam ruang kepala sekolah juga ditemukan kondisi berantakan. Sebanyak 9 unit Chromebook merek Zyrex M432 yang disimpan di dalam lemari raib,” kata AKP Dian, Sabtu (3/10/2026).
Akibat kejadian itu, pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp38.223.000 dan melaporkannya ke SPKT Polres Tapteng.
Berbekal pemeriksaan saksi dan hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengarah kepada BP alias Hutu. Saat ditangkap dan diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya.
Dari 9 Chromebook yang dicuri, sebanyak 4 unit telah dijual kepada rekannya bernama Andi. Dari hasil penjualan, tersangka mengaku memperoleh uang tunai Rp150.000 serta satu paket sabu senilai Rp150.000 yang kemudian dikonsumsinya.
Polisi masih berhasil mengamankan 5 unit Chromebook Zyrex M432 yang belum sempat dijual tersangka.
Kini BP alias Hutu bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Tapteng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Editor: Oki Budiman











