POSMETRO MEDAN – Modus licik pencurian sepeda motor kembali terjadi. Seorang siswa SMP, Rizki Abdillah, menjadi korban setelah tiga pria tak dikenal menghentikannya dengan alasan sepeda motor milik teman mereka hilang dan kendaraan yang dikendarainya disebut mirip dengan motor tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Baru, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, tak jauh dari terowongan rel kereta api, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Kakak korban, Ade Maulana, mengatakan saat itu Rizki hendak menjemput temannya sebelum berangkat ke SMP Swasta Jambi Medan. Namun, di tengah perjalanan, korban tiba-tiba dihentikan tiga pria yang mengendarai dua sepeda motor.
“Waktu itu adik saya mau jemput kawannya. Jadi lewat jalan situ, terus di-stop mereka. Katanya motor kawannya hilang,” kata Ade, Rabu (26/8/2026).
Tanpa menaruh curiga, Rizki kemudian menuruti permintaan para pelaku. Korban bahkan diminta menyerahkan kunci sepeda motor dan handphone miliknya.
Salah seorang pelaku kemudian membonceng Rizki dengan alasan hendak mempertemukannya dengan orang yang disebut kehilangan sepeda motor. Sementara sepeda motor Nmax BK 4189 AMO milik korban dibawa oleh pelaku lainnya.
Namun, baru sekitar 100 meter dari lokasi awal, Rizki diturunkan dengan alasan pelaku hendak menemui rekannya terlebih dahulu.
“Awalnya diminta kunci motor sama handphone. Terus adik saya diajak salah satu pelaku, katanya mau jumpai yang kehilangan. Terus hanya jarak 100 meter, adik saya diturunkan. Alasannya mau jumpai kawan dulu sebentar,” ujar Ade.
Saat berjalan kembali ke lokasi semula, Rizki baru menyadari dirinya telah menjadi korban pencurian. Sepeda motor yang sebelumnya dikendarainya telah dibawa kabur para pelaku, berikut handphone miliknya.
Keluarga korban kemudian berupaya mencari rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut, terlihat tiga pelaku menjalankan aksinya secara terorganisir.
Dalam rekaman CCTV, Rizki terlihat dibonceng salah seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis CRF. Sementara sepeda motor Nmax milik korban dibawa oleh pelaku lainnya yang mengenakan hoodie.
“Kayaknya memang sudah dibuntuti adik saya ini,” kata Ade.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polrestabes Medan. Laporan korban tercatat dengan nomor LP/3527/VIII/2026/SPKT/Polrestabes Medan.
Keluarga berharap polisi segera mengungkap identitas ketiga pelaku dan menemukan kembali sepeda motor serta barang milik Rizki. Mereka juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar lebih waspada terhadap modus pelaku yang mengaku kehilangan kendaraan atau menggunakan alasan tertentu untuk menghentikan calon korbannya.
Editor: Oki Budiman












