POSMETRO MEDAN – Warga mendukung penertiban juru parkir di seputaran Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang bahkan warga juga berharap aparat terkait dapat melakukan tes urine pada para juru parkir yang diduga pengguna Narkoba.
“Bagus la kalu aparat tertipkan tukang parkir diseputaran kota Lubuk Pakam ini sudah terlalu banyak, sampai kita mau berhenti saja kadang menerima telpon dipinggir jalan sudah didatangi minta parkir, ah ngeri kali tiap toko mau nyari barang kebutuhan lebih banyak uang parkirnya,” ucap Hendra salah seorang warga Beringin, Sabtu(11/4/2026).
Hal senada disebutkan Lukman warga Jalan Sutomo Lubuk Pakam, selaku warga disini kita juga resah dengan banyaknya tukang parkir saat ini tapi gimana lagi yang berkompeten untuk menertibkan itu diem saja. Nanti kalau kita ngomong kasar ujungnya berantem.
” Jadi males warga datang singgah ke toko, karena banyak tukang parkir dan yang gawatnya kita cerita cerita perhatikan, beberap orang pecandu narkoba jadi tukang parkir, itu pula masalahnya cocoknya Camat Lubuk Pakam itu yang terima setoran parkir dites urine tukang parkir itu,” harapnya.
Sementara Petugas Gabungan terdiri dari trantib, TNI, Dishub dan pihak Kecamatan Lubuk Pakam melakukan penangkapan pada juru parkir liar di seputaran Kota Lubuk Pakam.
Dari razia itu, diamankan enam orang juru parkir liar artinya tanpa identitas resmi pengitip parkir. Keenam juru parkir liar ini lalu digelandang ke Kantor Camat Lubuk Pakam guna pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Menurut Kepala Seksi Trantib Kecamatan Lubuk Pakam, Mizwar Nur Fauzi, timnya melakukan kegiatan penertiban praktik parkir liar sebagai upaya menciptakan ketertiban umum serta mencegah tindakan pungli yang meresahkan masyarakat.
“Ada enam orang jukir Liar kita amankan dan dilakukan pendataan untuk proses lanjutan. Hal ini adalah wujud sinergi pemerintah dengan pihak keamanan dalam menjaga kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.( Wan)
EDITOR : Putra












