Kejari Deli Serdang Soroti Rotasi Jabatan di Dinas Pendidikan Diduga Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

oleh
Kejaksaan Negeri Deli Serdang Saat Press Release

POSMETRO MEDAN – Kejaksaan Negeri ( Kejari) Deli Serdang mengungkapkan saat ini pihaknya sudah memiliki satu alat bukti kasus dugaan korupsi dengan terlapor salah satu Pejabat di Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang terkait jual beli jabatan Kepala Sekolah.

Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang Revanda Sitepu SH mengaku kalau ia saat ini memerlukan satu alat bukti lagi untuk mendudukkan perkara itu.

” Butuh satu alat bukti lagi, bisa itu berupa pengakuan korban atau saksi yang mengetahui peristiwa pidana itu terjadi. Kita perlu bukti yang akan diajukan ke persidangan, saat ini punya satu bukti dan butuh satu bukti lagi. Jangan kita konyol saat dipertanyakan Hakim,” ujar Revanda, Rabu(10/12/2025).

Meski saat ini penyidik Pidsus belum menemukan bukti tambahan bukan berarti kasus dihapus. Tapi bisa kembali dilanjutkan bila ada bukti tambahan baru.

BACA JUGA..  Sarang Narkoba Digrebek, Penyabu Kocar-kacir Melarikan Diri

“Untuk itu, kita butuh informasi dari rekan-rekan media yang punya banyak mata dan telinga agar memberikan petunjuk pada kami agar bisa menguatkan kasus perkara ini. Tadi saya dengar ada perkembangan baru tentang masalah demosi pejabat di Dinas Pendidikan, apakah terkait hal jual beli jabatan hingga ada rotasi, kita akan pertanyakan pada Inspektorat,” ucap Kajari Deli Serdang.

Kajari memastikan, dalam penindakan kasus korupsi tidak ada terpengaruh dengan kemitraan Forkopimda, ia janji Kejari Deli Serdang Profesional.

“Tidak ada intervensi siapapun ya kalau untuk penegakan hukum kasus korupsi meski ada forkopimda itu tidak akan mempengaruhi profesionalitas Kejari Deli Serdang. Terbukti korupsi saya sikat,” tegasnya.

BACA JUGA..  Seorang Pria Tertangkap CCTV, Diduga Curi AC

Revanda menambahkan, dalam penyelamatan keuangan negara tidak ada toleransi, namun perkara yang diselidiki harus disesuaikan dengan kerugian yang ada.

Tak hanya Dinas Pendidikan yang menjadi sorotan dari Kejaksaan Negeri Deli Serdang saat ini tapi juga Dinas Cipta Karya dan Tata ruang juga dalam pengusutan terkait kegiatan sejumlah proyek bernilai milyaran rupiah.

Sebelumnya, kasus dugaan jual beli jabatan hingga proyek terbongkar, Sekertaris Dinas ( Sekdis) Pendidikan Kabupaten Deliserdang Irwansyah serta sejumlah pejabat lainnya dicopot oleh Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan dari jabatannya. Jabatan Sekertaris Dinas kini diduduki oleh Samsuar Sinaga.

Samsuar Sinaga sebelumnya menjadi Pelaksana Kepala Dinas Pendidikan yang masih kosong. Kini Samsuar dilantik sebagai Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang sedangkan Irwansyah jadi Kabid Pembinaan Sekolah Dasar dan Johanes Indra Sitompul menjabat Kabid SMP.

BACA JUGA..  Sekretaris Disdik Medan Diperiksa Kejari

Dua pejabat Kabid ini sebelumnya Kepala Sekolah dan diduga merupakan tim pemenangan Bupati Asriludin Tambunan saat pilkada, hingga saat menang menjadi Bupati kedua orang ini mendapat penghargaan diangkat menjadi Kabid di Dinas Pendidikan.

Banyaknya sumber uang dan proyek di Dinas Pendidikan membuat banyak orang ngiler mau mendapat jabatan di Instansi itu.

Selain mereka, ada 11 orang lainnya dilantik yaitu pejabat setingkat pengawas dan administrator oleh Bupati di Aula Cendana Kantor Bupati Deliserdang di Lubuk Pakam kemarin.( Wan)

EDITOR : Putra