POSMETRO MEDAN – Menyoroti kurangnya pengawasan terhadap proyek Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang sering kali berujung pada pelaksanaan proyek yang asal-asalan, tidak sesuai spesifikasi, dan bahkan kasus korupsi.
pengerjaan yang terkesan asal jadi karena minimnya pengawasan di lapangan seperti di Desa Telaga Mekar kecamatan Lawe Bulan Kabupaten Aceh Tenggara Selasa(25/11).
Proyek P3-TGAI di Desa Telaga Mekar yang masik dalam pekerjaan sebagian
Sudah pada rusak diduga Di lapangan, proyek yang seharusnya diawasi ketat oleh dinas terkait ini tampak minim pengawasan. Kondisi tersebut membuka celah bagi oknum pelaksana untuk mengurangi mutu pekerjaan.
Apa lagi informasi yang didapat proyek P3-TGAI diDesa Telaga Mekar punya oknum anggota DPRK agara,”kata warga kepada posmetromedan Selasa(25/11).
Pasalnya kondisi bangunan proyek P3-TGAI diduga bermasalah dan diragukan kualitasnya diakibatkan lemahnya pengawasan membuka celah untuk praktik korupsi dan pengerjaan yang buruk.
Warga kepada posmetromedan menjelaskan Selasa(25/11) Pekerjaan proyek P3-TGAI di desa Telaga Mekar yang di kerjakan oleh kelompok P3A Lawe Kekhambe terlihat asal-asalan dari pekerjaan yang kami pantau masik dalam pekerjaan terlihat sudah pada rusak dan kualitasnya sangat di ragukan.
Apa lagi proyek P3-TGAI ini saya dapat informasi punya salah satu oknum anggota DPRK Agara yang di Sup kepada orang lain,”sebut warga.
penting dilakukan cek kelapangan
untuk memastikan apakah terdapat unsur pengurangan volume atau kualitas pekerjaan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.
Kita minta kejaksaan dan polres agara untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek P3-TGAI yang ada di Desa Telaga Mekar yang di kerjakan diduga asal-asalan.(Zal)
EDITOR : Putra












