Besok Kantor DPRD Akan Didemo Masa Persoalkan Perjalanan Dinas

oleh
Surat edaran.

POSMETRO MEDAN – Sejumlah massa diduga dikendalikan orang dekat Bupati Deliserdang berencana melakukan aksi demo di Kantor DPRD Deliserdang pada Kamis nanti. Rencana aksi disebut sebut akan mempersoalkan anggaran perjalanan Dinas Dewan.

Informasi dihimpun, rencana aksi demo dilakukan pada Kamis (9/9) besok, aksi mempersoalkan angggaran perjalanan dinas dewan diduga ditunggangi oknum terdekat pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang.

Demo massa diduga ini terkait dengan sikap kritis DPRD Deliserdang terhadap Bupati Deliserdang sebelumnya. Dari pembahasan RPJMD hingga jelang pembahasan P APBD, bahkan proses P-APBD Deliserdang yang yang harus mengikuti sesuai prosedur yakni terlebih dahulu mensahkan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Deliserdang tahun 2025-2029, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2024 dan komitmen DPRD yang memperjuangkan sekolah Al Washliyah di Galang hingga kini masih membuatnya tidak senang dengan DPRD Deliserdang.

BACA JUGA..  Komit Perkuat SDM Sehat & Produktif, Bupati Tapanuli Utara Anggarkan Premi JKN Rp38,06 Miliar Tahun 2026

Bahkan data rancangan biaya perjalanan dinas yang sebenarnya tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, karena sudah dipotong dengan kondisi efisiensi, sengaja disebar luaskan secara masif dengan maksud dan tujuan memanfaatkan situasi demo yang saat ini sedang berkembang di tanah air untuk menyudutkan DPRD Deliserdang.

Aksi demo organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di Kabupaten Deliserdang yang berjalan aman dan kondusif, Senin (1/9). Dalam tuntutannya mahasiswa malah meminta DPRD Deliserdang melakukan pengawasan terhadap kinerja Pemkab Deliserdang dengan melakukan pengawasan anggaran daerah Kabupaten.

BACA JUGA..  Jalan Banyak Rusak, Pemkab Deli Serdang Hamburkan Anggaran Rayakan HUT APKASI

“Kami menuntut tranparansi penuh dalam pengelolaan keuangan daerah. DPRD Deliserdang harus fokus mengawasi angggaran setiap OPD dan mencegah korupsi. Sebagai contoh, ditemukan dugaan korupsi di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Deliserdang yang merugikan negara hingga miliaran rupiah,” sebut Koordinator Aksi dalam tuntutannya saat itu.

Lilik Sugiarto, Salah satu Tokoh Masyarakat di Kecamatan Batang Kuis Deliserdang menyesalkan ada pihak pihak yang coba kembali memperkeruh situasi yang sedang tak kondusif saat ini.

BACA JUGA..  Astra Honda Optimis Melesat Kencang di ARRC Motegi 2026

” Kalau informasi ada orang dekat Bupati yang mencoba membuat framing buruk pada Anggota DPRD itu kita sesalkan karena itu bisa membuat situasi tak kondusif di Kabupaten Deliserdang pasalnya saat ini segala isu itu sensitif. Bupati harus bisa menertibkan orang orangnya agar tak memancing suasana,” pungkas Lilik.(Wan)

EDITOR : Rahmad