3 Pembobol Sekolah Didor

oleh
oleh

 

POSMETRO MEDAN – Enam pelaku pembongkaran sekolah An-Nizam di Jalan Perjuangan, Medan Denai, ditangkap Unit Reskrim Polsek Medan Area. Tiga di antaranya ditembak (Didor) karena melawan saat dibawa pengembangan.

 

“Tembakan peringatan sudah dikeluarkan, tapi tidak diindahkan,” ujar Kapolsek Medan Area, Kompol Dwi Himawan Chandra, didampingi Kanit Reskrim Iptu Dian P. Simanungsong, Selasa (2/9/2025).

BACA JUGA..  Sembunyi di Rumah Kosong, Dua Orang Diciduk Bawa Puluhan Paket Sabu

 

Kasus ini bermula dari laporan Robin Ginting mewakili pihak Yayasan An-Nizam. Sekolah itu diketahui dibobol pada Minggu, 31 Agustus, sekitar pukul 13.30 WIB.

 

Sejumlah barang hilang di antaranya satu laptop Asus, kamera digital, kompresor pendingin udara, dan empat unit proyektor.

 

Dijelaskan Kapolsek, dari rekaman CCTV sekolah dan rumah warga, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku.

BACA JUGA..  Polres Sergai Bongkar 26 Kasus, 35 Tersangka Masuk Jeruji

 

“Tersangka pertama, JA, diringkus di kawasan Tanah Garapan, Jalan Jermal 15. Dari pengakuannya, kompresor hasil curian dijual bersama dua rekannya, MFSS dan DS. Ketiganya mendapat bagian Rp150 ribu,” jelas Kompol Dwi.

 

Menurut Kompol Dwi, pengembangan kasus menuntun polisi pada tiga tersangka lain. Namun ketika hendak ditangkap, mereka melakukan perlawanan.

 

“Ketiganya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan. Ketiganya berinisial FR, RP, dan IH, warga Medan Denai,” tegas Kapolsek.

BACA JUGA..  Niat Tambah Modal Nikah Berujung Bui, Pria di Deli Serdang Bawa 53 Ekstasi

 

Dalam pemeriksaan, para pelaku yang sebagian residivis itu mengaku uang hasil curian dipakai membeli sabu dan berjudi online. Setelah mendapat perawatan medis akibat luka tembak, keenamnya dibawa ke Mapolsek Medan Area beserta barang bukti.

 

“Para tersangka dijerat dengan pasal pencurian,” pungkas Dwi Himawan.(oki)