16 Hari Dilaporkan Hilang, Lansia Tewas di Lae Renun

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Setelah sempat dilaporkan hilang sejak 16 hari terakhir, lansia bernama Paian Bintang (74) ditemukan tidak bernyawa di aliran Sungai Lae Renun, Desa Sigambir-gambir, Kecamatan Siempat Nempu Hulu (Sinehu), Kabupaten Dairi.

Kepala Desa Sigambir-gambir, Lesny Purba, menyebutkan bahwa penemuan mayat ditemukan penjala dan pemancing pada hari Rabu (11/6/2025) malam sekira pukul 20.30 WIB.

“Info tersebut langsung kami teruskan ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” katanya melalui sambungan telepon, Kamis (12/6/2025).

BACA JUGA..  Akibat Jalan Rusak, Truk Terbalik di Jalinsum Medan Lubuk Pakam

Terpisah, warga sekitar, Rudi Saing menyebut penemuan jasad korban adalah Rendi Siregar dan Candra Ujung Pasaribu. Korban ditemukan dalam posisi telungkup di pinggiran sungai.

Jasad korban baru berhasil dievakuasi pada Kamis (12/6/2025) dini hari sekira pukul 03.30 WIB oleh tim gabungan pihak Kepolisian, TNI, dan warga. “Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Sidikalang,” kata Rudi.

BACA JUGA..  Gegara Botol Baygon, Rumah Adat Sisingamangara Medan Terbakar

Sebelumnya, berita kehilangan orang telah disebar dan diunggah di sejumlah akun media sosial milik warga Desa Bintang, Kecamatan Sidikalang, pada tanggal 28 Mei 2025, atas nama Paian Bintang.

Dikabarkan, pihak keluarga mengakui bahwa korban tersebut adalah orang tua mereka, berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dikenakan, yaitu PDH TNI AD yang diakui sebagai pemberian dari anaknya yang merupakan anggota TNI.

BACA JUGA..  Ditinggal Bekerja ke Ladang, Rumah Warga Dilalap Api

Kapolsek Tigalingga, AKP Yan Ujung mengatakan, korban bernama Paian Bintang (74) warga Desa Bintang Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Saat berada di RSUD Sidikalang, pihak keluarga korban langsung menjemput jasad korban.

Sebelumnya, Paian dilaporkan menghilang oleh pihak keluarga usai tak kunjung kembali kerumah. “Sebelumnya korban dilaporkan menghilang selama 16 hari. Korban dinyatakan menghilang usai tak kunjung pulang dari ladang,” tegasnya.(bbs)