Pembegalan Ustadz Ditembak

oleh
oleh

posmetromedan.com – Satu dari empat pelaku begal ustadz Banu Wira Baskara (30) warga Jalan Bunga Pancur IX, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan, ditembak polisi.

Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, AKP Maruli Tua Siregar menyebut, tersangka berinisial RN (21) merupakan warga Jalan Brigjen Zein Hamid, Medan Johor. Sementara 3 tersangka lainnya dalam proses pengajaran Polisi.

Saat ditangkap RN coba melarikan diri, hingga akhirnya dihadiahi timah panas. “Jadi tersangka RN ini kita amankan pada Sabtu 7 September 2024 sekitar pukul 10.00 WIB di depan Asrama Haji Medan,” ujar Maruli, Selasa (10/9/2024) sore.

BACA JUGA..  Intel Kodim 0204/ DS Grebek Barak Narkoba, Dua Orang Ditangkap

Kata Maruli, saat beraksi RN ditemani beberapa orang lainnya. Pembegalan mereka lakukan di Jalan AH Nasution depan Asrama Haji Medan, Rabu (4/9/2024) lalu sekira pukul 04.30 WIB.

Saat itu korban hendak pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor Honda Vario. Saat melintas di lokasi, tiba-tiba korban dipepet oleh pelaku bersama tiga orang lainnya dengan menggunakan 2 unit sepeda motor.

BACA JUGA..  Berpura-pura Perbaiki Jalan, Tiga Pelaku Pungli Digolkan

Setelah dipepet, para pelaku langsung mencabut kunci kendaraan milik korban. Saat itu korban sempat melakukan perlawanan. Namun dua pelaku lainnya mengancam korban mengunakan senjata tajam jenis parang.

“Jadi korban sempat hendak dilukai oleh para pelaku. Namun korban berhasil menghindar,” ujar Maruli.

Akhirnya para pelaku berhasil merebut satu unit sepeda motor milik korban dan kemudian para pelaku melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban membuat laporan ke Polsek Deli Tua.

Sementara itu, Banu Wira Baskara mengucapkan terima kasih kepada Polsek Deli Tua. Dia berharap dengan terungkapnya kasus tersebut akan membuat aman Kota Medan.

BACA JUGA..  Penjual Es Nyambi Jadi Pengedar Sabu

“Alhamdulillah, terima kasih untuk Kapolsek dan jajaran. Untuk sepeda motor kembali saya pesimis. Tapi dengan tertangkapnya ini, mudah-mudahan jadi semakin aman masyarakat beraktivitas,” tuturnya.

Banu juga menjelaskan bahwa ciri-ciri pelaku Rehan serupa dengan pelaku yang melakukan aksi begal terhadap rekannya sesama pendakwah. “Sama pelakunya. Dia juga ternyata. Teman-teman saya sudah mengakui kalau itu mirip,” pungkasnya. (mis)