PERUMAHAN WEB

Selama Pasar Murah Digelar Sebanyak 6964 Paket Didistribusikan ke Masyarakat Sibolga

oleh
Sebanyak 6964 paket didistribusikan ke masyarakat selama pelaksanaan pasar murah(Aris Barasa/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Selama pelaksanaan pasar murah yang yang digelar Pemerintah Kota Sibolga, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 6964 paket didistribusikan ke masyarakat.

Satu paket diantaranya, beras bintang lima kemasan 10 kg, minyak goreng bimoli kemasan 1 liter, gula pasir sugaro kemasan 1 kg dan telur ayam ras kemasan 1 papan.

“Kalau pasokan bahan pokok tersedia dan harganya dapat dikendalikan, maka inflasi di Kota Sibolga akan terkendali sesuai target nasional yakni, dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2024,” kata Ananta Siregar, kepada wartawan di lokasi pasar murah Kamis 16 April 2024.

BACA JUGA..  Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Laksanakan Sholat Jumat Bersama Masyarakat dan Bagikan Sembako di Masjid Azizi

Ananta Siregar kemudian menjelaskan, mengutip data BPS, Kota Sibolga mengalami deflasi sebesar 0,08% (mtm) pada April 2024. Kemudian secara tahun kalender, tingkat inflasinya sebesar 2,37% (ytd).

Dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 107,93. Kota Sibolga secara tahunan mengalami inflasi sebesar 4,03% (yoy) pada April 2024.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 8,95%,”kata Ananta Siregar.

Ananta Siregar mengatakan, bahan pokok yang disubsidi selama periode pelaksanaan pasar murah yang digelar pihaknya tersebut di antaranya, beras, gula, minyak goreng dan telur.

BACA JUGA..  Inflasi dan Penanggulangan TBC Bersama Polio Jadi Perhatian di Langkat

“Berdasarkan hasil pemantauan harga yang kita lakukan setiap hari di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern, komoditas utama ini yang mengalami kenaikan, sehingga pimpinan kita mengambil kebijakan untuk melaksanakan pasar murah,” katanya.

Menurut Ananta Siregar, kegiatan pasar murah tersebut juga dilaksanakan berdasarkan rekomendasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sibolga.

Tetapi, hal yang paling penting dari pelaksanaan pasar murah tersebut adalah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

BACA JUGA..  17 Kapolsek Baru di Polres Simalungun

“Karena bahan pokok bersubsidi yang kita jual ke masyarakat, dipastikan memiliki kualitas terbaik dengan harga di bawah harga pasar,” katanya.

Ananta Siregar menambahkan, selama periode pasar murah yang dilaksanakan di empat kecamatan se Kota Sibolga, pihaknya tidak mengalami kendala.

“Secara umum, semuanya berjalan lancar dan sesuai dengan harapan. Kita juga menyampaikan terima kasih kepada kepolisian dan semua pihak yang turut membantu kegiatan pasar murah,” katanya. (*)

Reporter: Aris Barasa
Editor: Maranatha Tobing