POSMETROMEDAN.com – Pemerintah Kabupaten Karo bersama Kementerian agama wilayah Karo, menggelar acara tepung tawar bagi calon jemaah haji, Selasa (23/5/2023) di Aula Kantor Bupati Karo. Kegiatan tradisi jungjungken beras piher kepada calon Jemaah Haji Kabupaten Karo tahun 1444 H/2023 M, juga digelar.
Acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Sahirun Batubara S.Ag, kemudian dilanjutkan doa yang dibawa oleh Drs H Nur Chaniago. Selanjutnya, selaku Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karo H Mustapid, M.A, turut memberikan kata sambutan pembuka acara tepung tawar.
“Calon jemaah haji tahun ini yang berangkat dari Kabupaten Karo sebanyak 60 orang. Dimana 60 merupakan kuota utama, dan kita dapat 10 orang cadangan,” ujar Kakan Kemenag.
Acara itu dihadiri juga oleh Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar S.H, S.I.K, M.H, yang diwakili oleh Kasubbagstrajemen dan RB AKP M Syahril Lubis. Saat memberikan doa melalui upacara jungjungken beras piher, Syahril mendoakan kepada semua calon jemaah haji agar menjadi haji yang mabrur.
“Semoga sehat selalu dalam melaksanakan ibadah haji di tanah suci, dan semoga menjadi haji yang mabrur,” kata Syahril.
Seluruh Forkopimda Karo terlihat hadir diantaranya Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Kasdim 0205/TK Mayor Inf J Siboro, Ketua MuI Kabupaten Karo Samadin Tarigan, S.AG. Selanjutnya, Ketua BKM Masjid Agung Kabupaten Karo Aswin Ginting, dan Calon Jemaah Haji sebanyak 54 orang.
Diketahui Para calon jemaah haji nantinya akan dibagi menjadi dua gelombang untuk gelombang pertama akan dilepas untuk diberangkatkan ke Asrama Haji Medan pada tanggal 25 Mei 2023. Sedangkan gelombang kedua, akan diberangkatkan pada 2 Juni 2023 mendatang. Nantinya, para jemaah akan dilepas secara langsung dari Masjid Agung Kabupaten Karo.
Pihak Kemenag wilayah Karo berharap, nantinya saat pelepasan calon jemaah haji bisa dihadiri langsung oleh pejabat Pemkab Karo. Selain itu, mereka juga berharap kehadiran dari pejabat Pemkab Karo juga hadir saat pelepasan di Asrama Haji menuju bandara KNO. (*)
Reporter: Marko Sembiring
Editor: Maranatha Tobing












