POSMETROMEDAN.com – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melaksanakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Percepatan Sistem Informasi ASN dan SIMPEGNAS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, bertempat di Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Kamis (4/5) mulai dari pukul 08.00 WIB.
Sosialisasi dan Bimtek tersebut diikuti sekitar 300 orang ASN Pemko Tanjungbalai.
Kegiatan ini digelar untuk untuk menginplementasikan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia menuntut pengelolaan data di Indonesia dikelola secara terintegrasi.
Dimana salah satunya menyangkut data informasi kepegawaian ASN. Hal ini dikarenakan kondisi sistem informasi kepegawaian masih dikembangkan oleh masing-masing Instansi Pusat dan Daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Sumatera Utara, Dr Janry Haposan Simanungkalit,S.Si,M.Si mengatakan, BKN akan terus melakukan pembinaan terhadap ASN sebagai bentuk pelayanan yang terbaik.
Acara pada hari ini, imbuhnya, difokuskan terhadap pelayanan manual dengan cara digital, sesuai dengan program khusus dari Pemko Tanjung balai tentang manejemen asn.
“Dan dalam waktu dekat ini, Pemko Tanjungbalai juga akan menerima penghargaan terkait dengan komitmennya terhadap ASN. Selain itu, kita juga patut bersyukur dan mengapresiasi kesediaan dari Deputi BKN Bidang Sistem Informasi Kepegawaian untuk hadir dalam acara ini,” ujar Dr Janry Haposan Simanungkalit,S.Si,M.Si.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungbalai H Waris Tholib,S.Ag,MM dalam sambutannya mengatakan, penghargaan yang diberikan oleh BKN kepada Pemko Tanjungbalai itu akan menjadi percontohan bagi pemerintah daerah se Indonesia.
Katanya, Pemko Tanjungbalai dengan sebanyak 2.511 orang ASN dan 25 orang anggota legislatif, selalu kompak untuk membangun Kota Tanjungbalai agar menjadi lebih baik dari hari-hari sebelumnya.
“Perlu kami sampaikan, bahwa pada saat masyarakat masih belum percaya, kami telah berkomitmen untuk membenahi diri dengan melatih cara memanfaatkan waktu yang tepat se maksimal mungkin. Selain itu, ki juga telah berkomitmen untuk tidak melakukan jual beli proyek maupun jabatan, sehingga seluruh ASN kita himbau agar mengikuti pembelajaran dan kompetensi dengan sebaik-baiknya,” ujar Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Tholib,S.Ag,MM.
Hal senada juga disampaikan Deputi BKN Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Suharmen, S.Kom, MSi dalam paparannya. Katanya, ada sebanyak 328 instansi pemerintahan yang sudah meminta penerapan sistem aplikasi yang sudah di buat BKN dan akan di realisasikan.
“Ada sebanyak 328 instansi pemerintah yang sudah meminta penerapan sistem aplikasi yang kami buat di unit kerja masing – masing dan akan segera direalisasikan. Hal itu sesuai dengan arahan dari Presiden RI agar seluruh instansi pemerintahan tetap fokus pada misi besar pemerintah tentang reformasi struktural yang harus tetap berjalan, reformasi untuk percepatan dan pemerataan pembangunan baik reformasi regulasi maupun birokrasi,” ujar Suherman,SKom,MSi.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungbalai H Syahrial Bbakti, mewakili Dandim 0208/Asahan, mewakili Danlanal TBA, mewakili Kapolres Tanjungbalai, mewakili Kejari Tanjungbalai Ketua Pengadilan Agama Kota Tanjungbalai, Sekda Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung serta seluruh pejabat eselon dilingkungan Pemko Tanjungbalai. Acara diakhiri dengan foto bersama. (*)
Reporter: Ignatius Siagian
Editor: Maranatha Tobing












