9 Bulan Kasus Penganiayaan di Capital Building Belum Berhasil Diungkap Polrestabes Medan 

oleh
Tanwirul Muttaqin (25) warga Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Amplas, korban pengeroyokan di Capital Building Jalan Putri Hijau, Minggu (28/8/22) lalu, saat ditangani medis. (Istimewa/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Tanwirul Muttaqin (25) warga Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Amplas,  korban pengeroyokan di Capital Building Jalan Putri Hijau, Minggu (28/8/22) lalu bercurhat, bahwasanya kasus yang menimpanya hingga saat ini belum berhasil diungkap Polrestabes Medan.

Hampir 9 bulan kasus tersebut masih mengambang. Korban mengatakan, kejadian berawal saat dia bersama dua temannya sedang menunggu lift. Tiba-tiba datang segerombolan pemuda ingin menyerobot masuk.

“Saya mengatakan antri, tetapi mereka malah menyerobot masuk sambil mengatakan tidak ada itu semua,” jelas korban menirukan ucapan pelaku saat itu, Senin (22/5).

Korban mengingat, saat di dalam lift suasana sudah mulai memanas. Keadaan yang sempit, satu dari 7 pemuda tersebut mengatakan kepada korban untuk bergeser sedikit.

Karena tidak bisa bergeser, korban memilih diam saja sampai seorang pemuda lain yang merupakan bagian dari 7 pemuda tadi memegang kepala dan menarik korban.

BACA JUGA..  Jusuf Kalla Dilaporkan ke Poldasu

Setiba di lantai paling bawah, saat lift terbuka mereka lalu mendorong dan menendang korban.

Korban yang tidak terima pun melakukan perlawanan hingga terlibat cekcok dengan posisi tak seimbang.

“Saat terlibat ribut mulut itu, keluar dari mulut mereka menyebut ‘siapa deking (backing) kau’. Saya menjawab tidak gak ada deking. Lalu mereka langsung mengerumuni dan memukuli saya,” aku korban.

BACA JUGA..  ALAMAK...!!!!! Kasus Gugatan Cerai di PA Lubuk Pakam Capai 5.000 Perkara

Akibat kejadian itu, korban babak belur dengan luka di kepala dan lebam di wajah serta sekujur tubuh. Sedangkan para pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian.

“Saya berharap kasus yang sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan ini bisa segera diusut tuntas dan para pelaku ditangkap,” pintanya mengakhiri. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing