Ribuan Jamaah BKMT Apresiasi Syahrul Pasaribu

oleh
Ribuan jamaah pengajian akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mengapresiasi tokoh masyarakat Sumatera Utara, Syahrul M. Pasaribu, yang selalu hadir bersama rakyat diberbagai kegiatan. Seperti pada pelaksanaan penyambutan Muharram 1444 H sekaligus Pengajian Akbar oleh BKMT Kecamatan Angkola Timur di Sosopan Pargarutan, Minggu (21/8/2022). (Amran Pohan/Posmetromedan.com)

POSMETROMEDAN.com – Seribuan jamaah pengajian akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mengapresiasi tokoh masyarakat Sumatera Utara, Syahrul M. Pasaribu, yang selalu hadir bersama rakyat diberbagai kegiatan.

Apresiasi kepada Bupati Tapsel periode 2010-2015 dan 2016-2021 itu, mereka utarakan pada saat pelaksanaan Penyambutan Muharram 1444 H sekaligus Pengajian Akbar oleh BKMT Kecamatan Angkola Timur di Sosopan Pargarutan, Minggu (21/8/2022).

“Hari ini, pak Syahrul kembali menunjukkan komitmennya terhadap janji pada pengajian akbar sebulan yang lalu di Pargarutan Tonga, untuk hadir  bersama kita dalam pelaksanaan Penyambutan Muharram 1444 H dan Pengajian Akbar periode Agustus ini,” kata Ketua BKMT Angkola Timur, Hj.Dewi Darma Ritonga.

Pengajian akbar ini dihadiri anggota BKMT desa dan kelurahan se Kecamatan Angkola Timur. Hadir juga Ketua MUI Tapsel KH. Ahmad Ghozali Siregar, Ketua Baznas Tapsel KH. Amsyir Siregar, Ketua BKMT Tapsel Rosmayanti br Ritonga, Ustadz Hamdan Firdaus, S.Pd,I dan para Ulama se Kecamatan Angkola Timur.

Bulan sebelumnya atau Juli 2022, pengajian akbar digelar di Pargarutan Tonga. Dihadiri Syahrul Pasaribu bersama anggota Fraksi Golkar DPRD Sumut Syamsul Qamar yang sedang reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut VII, dan menyahuti harapan BKMT Angkola Timur saat itu, Syahrul  berjanji akan hadir pada pelaksanaan Penyambutan Muharram di Agustus 2022 ini.

Apresiasi juga disampaikan Ketua BKMT Tapsel Rosmayanti Ritonga. Katanya, Syahrul M. Pasaribu adalah pendiri sekaligus Ketua Dewan Pakar BKMT Tapsel. Sejak masih Bupati sampai purna bhakti saat ini, selalu berupaya hadir di pengajian akbar disetiap kecamatan.

BACA JUGA..  Rakyat Disuruh Bayar Pajak, Bupati Deli Serdang Menghamburkan Rp 6 Miliar untuk Biaya Perayaan HUT APKASI

“Kami seluruh pengurus dan anggota BKMT masih membutuhkan bimbingan dan arahan pak Syahrul. Utamanya agar wadah perhimpunan wirid yasin kaum ibu se Tapanuli Selatan, yang bapak dirikan tahun 2011 ini, dapat terus bertahan dan berkembang, karenanya mohon hadir pada setiap Pengajian Akbar, diseluruh Kecamatan yang dilaksanan setiap bulannya,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Rosmayanti juga menguatkan harapan anggota BKMT dan keinginan masyarakat banyak kepada Syahrul Pasaribu untuk berkiprah lagi secara formal, seperti di lembaga Legislatif ditingkat Pusat, karenanya bersedialah mencalon pada Pemilu tahun 2024 mendatang dan kami BKMT siap memberikan dukungan.

“Kami yakin apabila pak Syahrul sudah berkiprah di tingkat nasional, pembangunan Tapsel akan semakin baik lagi. Demikian juga pembangunan daerah sekitar yang menjadi daerah pemilihan bapak nanti,” katanya dan disambut teriak “setuju” jamaah pengajian akbar.

Menyahuti itu, Syahrul M. Pasaribu berterimakasih dan terharu melihat kekompakan BKMT Tapsel hingga saat ini. Menghadiri pengajian akbar, katanya, sudah kewajiban bagi dirinya. Asalkan ada kesempatan, menghadiri pengajian akbar selalu menjadi prioritas.

Memenuhi permintaan Rosmayanti br Ritonga agar dijelaskan sejarah lahirnya BKMT di Tapsel, Syahrul Pasaribu mengisahkan, BKMT dibentuk tahun 2011 saat ia baru menjabat Bupati Tapsel. Ketua BKMT Sumut memberi mandat kepadanya dan Ketua TP PKK saat itu Syaufialina Syahrul untuk membentuk BKMT Tapsel. Kemudian terpilihlah Hj. Hasni Delailah Harahap sebagai ketua pertama dilanjutkan periode kedua oleh Hj.Anna Lely Hutasuhut dan saat ini dipimpin oleh Rosmayati Ritonga yang diakhir kepemimpinannya Februari 2021 sudah beranggotakan 26.000 orang di 15 Kecamatan se-Tapanuli selatan.

BACA JUGA..  Bupati Taput Tekankan Pendidikan Karakter di Tengah Era AI

Bahkan sudah ada yang  berkembang dibidang ekonomi seperti pendirian koperasi pada tahun 2014 yang diberi nama”Koperasi Amaliyah” oleh BKMT Kecamatan Arse,  beranggotakan 650 orang.

“Saya secara pribadi disepakati menjadi Anggota Kehormatan, dengan kewajiban membayar iuran disetiap menghadiri pengajian akbar sebesar yang dibayarkan seluruh anggota koperasi dan terakhir membayar iuran Rp3,5 juta saat pengajian BKMT Kecamatan Arse,  tanggal 31 juli yang lalu. Saat ini koperasi yang mengelola dana Rp500 juta lebih dan pernah menjadi juara terbaik dua, Sumatera Utara beberapa tahun yang lalu, diharapkan dapat dicontoh BKMT Kecamatan lainnya,” ujar Syahrul Pasaribu yang juga Wakil Ketua Wantim Golkar Sumatera utara itu.

Pendirian BKMT ini kata Syahrul, adalah dimaksutkan untuk menghimpun semua Majelis Taklim yang ada di desa dan kelurahan disetiap Kecamatan, dalam satu bentuk Kepengurusan, dan seterusnya disatukan dalam BKMT Kabupaten Tapanuli Selatan. Program ini juga bagian dari upaya peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) umat Islam melalui tausiyah atau ceramah para ustadz di setiap pengajian akbar yang digelar sekali sebulan oleh BKMT kecamatan.

“Juga termasuk bagian upaya peningkatan silaturrahmi umat sesuai anjuran agama Islam yaitu hablum minalloh wa hablum minannas (menjaga hubungan dengan Allah SWT dan hubungan sesama manusia),” ungkapnya.

Lebih lanjut Syahrul Pasaribu yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Tapsel itu mengungkapkan, upaya dan kegiatan lainnya dalam meningkatkan syiar Islam serta perkuatan silaturahmi selama  kepemimpinannya , adalah menginisiasi safari hari-hari besar keagamaan pada tahun 2013 bekerja sama dengan MUI Tapsel seperti safari Isra Mi’raj dan safari Maulid Nabi Muhammad SAW (periode pertama Bupati Tapsel) dan menginisisasi safari Muharram tahun 2016 periode kedua kememimpinannya, sehingga di Tapsel terdapat empat safari hari-hari besar keagamaan, termasuk Safari Ramadhan yang tujuan akhirnya setiap pelaksanaan hari besar keagamaan diharapkan memperoleh nilai tambah bagi umat.

BACA JUGA..  Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Bupati Samosir Bersama Kapolda Sumut Tinjau Lokasi Penanaman Bawang Putih di Kecamatan Simanindo

Kepada seluruh yang hadir, Syahrul meminta agar tetap jaga kekompakan dan perkuat silaturahmi. Tetap dukung program pemerintah dan ikuti anjurannya. Jangan mau dipecah belah oleh siapun juga, apalagi penyambutan Muharram 1444 H dan pengajian akbar kali ini masih diliputi suasana peringatan HUT RI ke-77.

“Semua orang tau, persatuan dan kesatuan, menjadi modal utama para pejuang melawan belenggu penjajah untuk  memerdekan Bangsa Indonesia tujuh puluh tujuh tahun yang lalu,” pungkas Syahrul Pasaribu Ketua Dewan Penasehat KAHMI Tapsel itu.

Sebelumnya Ustadz Hamdan Firdaus, S.Pd.I, dalam tausyiahnya mengatakan, makna tahun baru 1 Muharram atau tahun baru Islam, adalah mengenang zaman hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah yang merupakan langkah strategis dakwah dan syiar Islam. Dan tahun baru Muharram ini juga dapat dimaknai sebagai hijrah atau perjuangan meninggalkan hal yang buruk untuk meraih kebaikan.

Untuk dapat meraih makna yang

terkandung dalam tahun baru 1 Muharram ini, Ustadz Hamdan mengajak  anggota BKMT dan seluruh jamaah yang hadir meningkatkan Iman dan Taqwa (Imtaq) serta memperkuat Silaturrahmi dan secara bersama menggelorakan syiar Islam ditengah-tengah umat. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing