POSMETROMEDAN.com – Abdi Prayogi, korban penganiayaan yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih Jalan TB Simatupang, akhirnya meninggal dunia, pada Senin (1/8/2022) kemarin.
Korban (Abdi) meninggal dunia setelah diduga dikeroyok dua pemuda yang salah satunya diketahui bernama David Perangin-angin (19) penduduk Gang Damanik, Kecamatan Medan Selayang. Dan satu lagi pelakunya berinisial FM.
Informasi dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan, sebelum tewas Abdi yang mengendarai beca hendak menyebrang di Jalan Binjai Km 10,5, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, pada Sabtu (30/7/2022) lalu sekitar pukul 05.10 WIB.
Di saat bersamaan, muncul kedua pelaku dari arah Binjai menuju Medan mengendarai sepeda motor.
Dua kendaraan yang ditumpangi pelaku dan korban tak dapat terelakan hingga terjadi tabrakan. Dalam peristiwa tabrakan itu, dua pelaku tidak mengalami luka serius begitu juga dengan korban.
Namun karena saat itu korban sendirian, kedua pelaku kemudian mengeroyok korban dengan cara menganiayanya hingga membabi buta.
Bahkan disebut-sebut, kepala korban juga mengalami retak akibat hantaman benda tumpul yang dilakukan kedua pelaku.
Setelah korban tak berdaya, kedua pelaku meninggalkan korban. Oleh beberapa warga yang mengetahui dan melihat korban tergeletak, segera membawa ke RSU Bina Kasih. Takdir berkata lain, beberapa saat menjalani perawatan korban akhirnya meninggal dunia.
Sebelumnya pelaku ternyata sempat membuat Laporan Pengaduan (LP) ke Polrestabes Medan. Tapi tidak lama berselang, kedua pelaku diringkus pihak Polsek Sunggal.
Terpisah, Kanit Reskrim Mapolsek Medan Sunggal Iptu Usman mengatakan sudah meminta keterangan kedua terduga pelaku.
“Keduanya sudah dimintai keteranganya. Lanjutnya nanti ya, (soalnya) masih diperiksa,” katanya, Senin (1/8) sore kepada Posmetro Medan.
Saat disinggung apakah kedua terduga pelaku sempat membuat laporan ke Polrestabes Medan, mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia ini mengatakan belum.
“Setelah kita cek, laporan (keduanya) belum diterima (Polrestabes Medan). Saat kejadian itu siang itu juga ibu korban langsung kemari membuat LP,” ujar Iptu Usman kanit Reskrim yang dikenal wellcome terhadap wartawan itu. (*)
Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing












