Angin Kencang di Sipirok Hancurkan Surau 

oleh
Surau yang remuk ditimpa pohon aren di Kelurahan Parausorat, akibat dihantam angin kencang, kemarin (Amran Pohan/Posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – Angin kencang yang melanda Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Rabu (11/5/2022), mengakibatkan kerusakan di beberapa lokasi. Salah satunya Surau (tempat solat) di Lingkungan 1, Kelurahan Parausorat, Sipirok.

Bangunan tempat ibadah untuk umat Muslim dengan ukuran 4×6 meter persegi itu rusak parah (remuk) ditimpa pohon aren dan bambu, pasca tiupan angin kencang yang menerpa wilayah itu.

“Surau Paccur Ambasang rusak parah tertimpa pohon aren yang tumbang. Atapnya remuk,” sebut Kepala Lingkungan 1, Kelurahan Parausorat, Boy Sandi Siregar pada awak media.

BACA JUGA..  Bocah 12 Tahun Tewas Diduga Tersambar Petir

Selain itu kata Boy, jalan menuju sumber air bersih (minum) di lingkungan itu juga tertutup reruntuhan pohon aren dan bambu yang tumbang. Sehingga, warga yang selama ini mengandalkan sumber air bersih tidak bisa (sulit) melintas akses jalan.

“Rencana besok  akan digotong royongkan, agar warga bisa mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Mobil Colt Diesel Tabrak Sepeda Motor, Warga Pegajahan Tewas
Pegawai kantor Camat Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) singkirkan papan reklame yang tumbang menimpa jalan akibat dihantam angin kencang, kemarin. (Amran Pohan/Posmetromedan)

Reklame Tumbang ke Badan Jalan

Sementara itu, amatan wartawan media ini, papan reklame milik perusahaan swasta juga tumbang di Tipa-tipa, dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Pasar Sipirok.

Camat Sipirok Sahruddin Perwira menjelaskan, papan reklame yang berada dipinggir Jalan Nasionsl itu, tumbang sekitar pukul 13.30 WIB.

“Angin begitu kencang, ada reklame yang tumbang,” ucapnya.

BACA JUGA..  Dugaan Malpraktek, Manajemen RS Muhammadiyah Pastikan Pihak Pasien Setuju Angkat Rahim

Tumbangnya papan reklame itu kata Camat, sempat menebar ancaman bagi warga pengguna jalan. Sebab, sebagian berada di badan jalan. Sehingga, pegawai kantor Camat Sipirok bersama warga, harus berjibaku menyingkirkannya dari badan jalan.

“Kondisinya saat ini sudah aman. Kejadian ini sudah kita kasi tau juga ke atasan dan juga perusahaan pemilik papan reklame itu,” ucap Camat mengakhiri. (*)

Reporter: Amran
Editor: Maranatha