Sipirok Legend Tetap Eksis Bermain Bola

oleh
Kesebelasan Sipirok Legend (kuning) bersama kesebelasan binaan Pesantren Darul Mursyid, Simaspren SDH, sebelum menggelar pertandingan pertandingan persahabatan di lapangan MTQ Muara Siregar, Sipirok. (Amran Pohan/Posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – Usia boleh tak muda lagi, tetapi bermain sepakbola menjadi kebutuhan hidup. Sebab, didalamnya tak hanya berolahraga saja, tetapi terpelihanya silaturahmi diantara sesama.

Alasan inilah yang mendasari Kesebelasan Sipirok Legend, tetap eksis bermain bola.

“Sipirok Legend merupakan perhimpunan para pemain sepakbola legendaris di Sipirok. Didirikan pada 2021 lalu dengan semangat persaudaraan dan silaturahmi,” ungkap manejer Sipirok Legend Faisal Tanjung.

Sipirok Legend kata Faisal, saat ini memiliki 35 anggota dengan usia 35 hingga 52 tahun. Tim ini rutin melakukan latihan, setiap Minggu.

“Juga telah beberapa kali mengikuti turnamen hingga ke Kota Sidimpuan. Selain itu, juga menggelar laga persahabatan ke berbagai wilayah di Tabagsel,” ungkapnya.

“Seperti halnya, Sabtu (26/3) lalu, Sipirok Legend menggelar laga persahabatan dengan kesebelasan binaan Pesantren Darul Mursyid, Simaspren, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), dilapangan MTQ Muara Siregar, Sipirok,” terangnya.

Hal senada disampaikan pelatih Sipirok Legend, Bangun Siregar. Menurutnya, pada era 90 hingga awal 2000 an, Sipirok memiliki pemain yang berkwalitas. Beberapa turnamen ditingkat Tapsel (Tabagsel) saat itu, selalu diikuti.

“SMEA Sipirok pernah menjuarai turnamen antar SLTA di Stadion Naposo, Sidimpuan. SMAN Sipirok juga pernah jadi finalis. Berbagai turnamen di Tabagsel, tim Sipirok saat itu kerab diperhitungkan. Melihat sejarah itulah kami menghimpun para mantan pemain yang pernah mengharumkan nama Sipirok itu, dengan wadah Sipirok Legend, untuk kembali menjalin silaturahmi dalam sepakbola,” ungkapnya.

Mora Siregar (46) salah seorang pemain Sipirok Legend menyebut, lewat tim yang dibentuk setahun terakhir ini mendatangkan manfaat yang ganda. Selain bisa berolahraga untuk kesehatan juga terjalin silaturahmi diantara pemain legenda.

“Sipirok Legend sekaligus mendorong para generasi muda untuk gemar bermain bola untuk menangkal kenakalan dan penyakit masyarakat utamanya terhindar dari narkoba,” ungkap legenda saat PS SMEA Sipirok yang pernah mengangkat tropy saat menjuarai Turnamen Antar SLTA se Tapsel (Tabagsel) UMA CUP tahun 1995 lalu itu.

Hal serupa diungkapkan Karmeli Tanjung 41). Mantan pemain Persitas ini mengaku bangga dengan berdirinya Kesebelasan Sipirok Legend.

“Mudah-mudahan kesebelasan ini tetap eksis dan berkontribusi dalam memajukan persepakbolaan di Sipirok dan juga Tapanuli Selatan,” ungkap Karmeli yang juga diamini oleh rekannya Fahruanto (41), M Deddy Pohan (42) dan Azis Pasaribu (42).

Amatan wartawan, pada pelaksanaan pertandingan persahabatan melawan Simaspren SDH, Sipirok Legend berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0. Sehabis bermain bola, kedua tim mandi air panas dan Solat Magrib di Mesjid Al-Muttaqin, Parausorat. Selanjutnya, makan malam bersama di rumah Syafruddjn Siregar pengurus Sipirok Legend, di Desa Sialagundi. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing