POSMETROMEDAN.com – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinkes Tapsel dan Polres Tapsel, mengadakan penyuntikan vaksin lanjutan atau booster untuk karyawan PTAR dan mitra kerja (kontraktor).
Program Vaksinasi Booster tahap pertama dengan jenis vaksin Pfizer ini dilaksanakan selama lima kali pada pekan terakhir Januari 2022 dan pekan pertama Februari 2022 di Tambang Emas Martabe, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
Dari program vaksinasi booster ini tercatat berhasil menyuntikkan vaksin kepada 704 karyawan terdiri dari 400 karyawan PTAR dan 304 karyawan kontraktor.
General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis menjelaskan penerima vaksin booster di Tambang Emas Martabe adalah karyawan PTAR dan mitra kerja yang sudah mendapatkan vaksin lengkap dosis 1 dan 2, serta jarak antara vaksin kedua dan booster minimal 6 bulan.
“Target yang mendapatkan vaksin booster ini nantinya adalah total 2.955 orang. Jumlah ini terdiri dari 919 karyawan PTAR yang sudah komplit mendapatkan vaksin primer dan 2.036 karyawan kontraktor,” papar Rahmat.
Rahmat menambahkan, program vaksinasi memberikan perlindungan terhadap Covid-19 dan terbukti mengurangi risiko tingkat keparahan jika terpapar Covid-19 dari beberapa kasus yang menimpa karyawan PTAR.
Dia mengungkapkan PTAR juga akan melaksanakan Program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) lanjutan/booster bekerja sama dengan Kimia Farma Medan menggunakan Vaksin Sinopharm. Pengiriman vaksin sejumlah 2.000 vial untuk 4.000 peserta dari Biofarma Bandung telah tiba di Kimia Farma Medan pada tanggal 11 Februari 2022.
“Pelaksanaan program VGR booster akan dilakukan secara bertahap di site Martabe kepada karyawan dan keluarga PTAR serta Mitra Kerja dalam bulan ini juga,” papar dia.
Sementara itu Senior Manager EHS PTAR, Hari Ananto menjelaskan sejauh ini tercatat 1.417 orang karyawan PTAR dan kontraktor serta 258 orang keluarga karyawan PTAR dan kontraktor menerima vaksin primer jenis Sinovac, Pfizer, Astrazaneca dan Moderna. Sedangkan penerima Vaksin Gotong Royong Sinopharm sebanyak 1.538 orang karyawan PTAR dan kontraktor, serta 1.147 orang keluarga karyawan PTAR dan kontraktor.
Hari mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi booster tahap kedua menggunakan Vaksin Gotong Royong (VGR) Sinopharm akan digelar pada tanggal 23 & 24 Februari 2022 dengan target 717 orang. Sedangkan tahap ketiga vaksinasi booster (VGR) direncanakan digelar pada tanggal 13-15 Maret 2022 dengan target 911 orang menggunakan vaksin Sinopharm.
Di tempat terpisah, Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono menyatakan program vaksinasi booster ini dalam rangka mencapai target kekebalan kelompok di Tambang Emas Martabe dan mengurangi penyebaran virus Omicron yang sedang meningkat kasusnya sehingga memberikan kenyamanan dan ketenangan bekerja bagi seluruh karyawan PTAR dan kontraktor.
Di tengah masa pandemi Covid-19 ini menurut Katarina, Tambang Emas Martabe tetap berkomitmen mengupayakan kesehatan dan keselamatan karyawan sekaligus mempertahankan produksi emas yang aman serta bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Perusahaan secara terus menerus melakukan sosialisasi baik untuk karyawan maupun masyarakat di sekitar lokasi tambang untuk tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga serta mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah setempat dan satuan tugas Covid-19.
Sekilas Tambang Emas Martabe
Tambang Emas Martabe dikelola dan dioperasikan oleh PT Agincourt Resources. Wilayah tambang mencakup area 30 km² yang berada dalam Kontrak Karya (KK) generasi keenam dengan total luas wilayah 1.303 km². Tambang Emas Martabe terletak di sisi barat pulau Sumatera, Kecamatan Batang Toru, Provinsi Sumatera Utara.
Tambang Emas Martabe mulai berproduksi penuh pada 24 Juli 2012 dan memiliki basis sumber daya per tanggal 30 Juni 2020 adalah 7,6 juta ounce emas dan 66 juta ounce perak. Kapasitas operasi Tambang Emas Martabe adalah lebih dari 6 juta ton bijih per tahun untuk memproduksi lebih dari 300.000 ounce emas dan 2-3 juta ounce perak per tahun. PT Agincourt Resources melibatkan lebih dari 3.000 karyawan dan kontraktor, sekitar 99% di antaranya adalah warga negara Indonesia, dan lebih dari 70% berasal dari desa setempat.
PT Danusa Tambang Nusantara (PTDTN), adalah pemegang saham 95% dari PT Agincourt Resources. PTDTN merupakan anak usaha dari PT United Tractors Tbk. 60% dan PT Pamapersada Nusantara 40%, sekaligus merupakan bagian dari grup usaha PT Astra International Tbk. Kepemilikan saham 5% dimiliki Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Provinsi Sumatera Utara. (*)
Reporter: Maranatha Tobing
Editor: Ali Amrizal











