Gempar! Ayah Bunuh Anak lalu Gorok Leher Sendiri

oleh -119 views
PAPARKAN: Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan paparkan kasus ayah bunuh anak lalu gorok lehernya sendiri.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Pembunuhan sadis menggemparkan warga Dusun I, Desa Bawodesolo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli. Ayah tega menghabisi anak kandung berusia 4 tahun lalu gorok leher sendiri.

Informasi dirangkum, identitas pelaku diketahui berinisial ASZ. Dia membunuh anaknya AZ (4) dengan sebilah parang. Akibatnya korban tewas dengan luka terbuka di sejumlah bagian tubuh seperti leher, perut dan kaki. Seluruhnya luka di bagian kanan tubuh korban.

BACA JUGA..  Selalu Meresahkan Warga, Preman Dibekuk Tekab Polsek Medan Baru

“Pelakunya merupakan ayah kandung korban. Untuk korbannya masih berusia 4 tahun. Dugaan sementara motif pelaku ini karena depresi,” ujar Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan, sembari menyebut kejadian menggemparkan itu berlangsung hari Jumat (19/11/2021) dinihari.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa parang terbuat dari besi dengan bergagang kayu berukuran sepanjang 60 cm. Menurutnya, saat ini pelaku masih dalam perawatan akibat luka di leher dan belum bisa diminta keterangan.

BACA JUGA..  Kabur Saat Pengembangan, Pelaku Jambret Didor

“Usai membunuh anaknya, pelaku coba bunuh diri dengan mengiris leher namun masih bisa diselamatkan,” katanya.

Berdasarkan keterangan saksi YZ (48) yang merupakan kakak kandung pelaku, ASZ terlihat mondar-mandir di depan rumahnya yang berjarak sekitar 30 meter.

Melihat gelagat aneh pelaku dengan baju berlumuran darah, saksi menuju rumah pelaku dan korban tinggal. Dia kemudian melihat adiknya sudah tewas bersimbah darah.

BACA JUGA..  Ancam Driver Ojol, Preman Lapangan Merdeka Diringkus

Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke polisi. Pelaku kemudian dibawa anggota ke RSUD dr M Thomsen Nias untuk perawatan. Dia diduga depresi akibat ditinggal istri sejak tiga tahun lalu.

Atas perbuatan, pelaku dijerat Pasal 44 Ayat 3 UU Nomor 23 Rahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga junto Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.(bbs/ras)

 

EPAPER