POSMETROMEDAN.com – Sekitar 62 orang warga mengalami keracunan makanan usai menyantap hidangan di acara lamaran di Dusun Kuta Pinang, Desa Namo Mbelin, Kecamatan Kuala, Langkat, Jumat (19/11/2021) dini hari.
Informasi diperoleh, kejadian bermula ketika rombongan Wanta Sitepu dari mempelai pria datang ke rumah Mulo Malem Ginting, perwakilan keluarga dari mempelai wanita, Kamis (18/11/2021) pagi.
Keluarga dari mempelai pria yang turut berbahagia melihat Wanta Sitepu melepas masa lajang meramaikan acara lamaran tersebut. Acara adat pun berjalan sebagaimana yang sudah dijadwalkan.
Memasuki waktu santap siang, kedua belah pihak pun bersiap mencicipinya.
“Makanan dibawa oleh pihak laki-laki (ayah dari Wanta Sitepu) yang tinggal di Dusun Lolante Marike Kecamatan Kutambaru. Banyak tamu yang menyantap hidangan ayam rendang yang dibawa oleh mempelai pria,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuala, Ipda Eko Budi Pranoto, Sabtu (20/11/2021) malam.
Usai makan, acara adat pun kembali dilanjutkan sesuai jadwal yang sudah disusun. Singkat cerita, acara berkahir dan rombongan mempelai pria pulang ke Marike.
“Sekitar pukul 2.30 WIB dini hari, rombongan yang ikut menyantap makanan di acara lamaran mengalami mual, diare, kepala pusing dan sebagian dilarikan ke rumah sakit,” urainya.
Polisi yang mendengar kabar ini turun ke TKP acara lamaran. Sejumlah makanan sisa diambil polisi untuk diuji di laboratorium forensik.
“Sementara korban yang diduga keracunan, 42 orang dirawat di rumah masing-masing, dan 10 orang dilarikan ke dua rumah sakit terpisah, 5 di Puskesmas Kuala dan 5 ke RS Delia,” bebernya.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan ke sejumlah saksi. Termasuk kepala dusun setempat. Sementara itu, 5 korban yang di Puskesmas Kuala dipindah ke RS Delia di Kecamatan Selesai.
“Puskesmas Kuala sedang direnovasi jadi ruangan tidak memadai. Sehingga sebagian pasien dirujuk ke RS Delia,” lanjutnya.
Kabar duka datang dari mempelai pria. Seorang nenek berusia 70 tahun berinisial JN beru Perangin-angin warga Desa Kutambaru Kecamatan Kutambaru meninggal dunia. Polisi menduga, si nenek meninggal karena keracunan makanan.
“Korban (meninggal dunia) ikut dalam acara lamaran itu. Kami masih menunggu hasil labfor dari sisa makanan yang disita dari olah TKP. Ya, kami lakukan penyelidikan,” tukasnya.(bbs/ras)












