Diuber Warga, 2 Maling Lompat ke Jurang

oleh -109 views
DIAMANKAN: Tiga tersangka bersama barangbukti diamankan di kantor polisi.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Kepergok saat beraksi dan dikejar warga, dua pelaku pencurian nekat melompat ke jurang. Pun begitu, warga tetap mengejar hingga keduanya ditangkap dan dimassa.

Aksi pencurian terjadi di daerah Simpang Palang Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun. Para pelaku dipergoki langsung oleh pemilik warung pada Kamis (5/8/2021) dinihari.

Bermula saat korban terbangun dan melihat ada seseorang duduk di kereta parkir di depan warungnya. Tak lama memperhatikan, korban melihat dua orang lainnya keluar dari dalam warung miliknya.

BACA JUGA..  Judi Tembak Ikan Hitam Putih Dibandari Akun

Sontak korban terkejut dan berteriak maling hingga didengar warga yang lain. Mereka pun kemudian melakukan pengejaran. Para pelaku sempat masuk ke hutan namun dapat ditangkap warga.

Satu orang berinisial JVS (18) diamankan warga di jalan umum Parapat-Siantar, tepatnya di Desa Marihat Huta Nagori Dolok Parmonangan. Kemudian dua lainnya yakni DPT (16) dan MS (18) ditemukan warga di bawah jurang, tepatnya di Sungai Pogos karena melompat.

BACA JUGA..  Gelapkan Sepedamotor dan HP, Ikbal Dijebloskan ke Polsek Beringin

Kapolsek Dolok Panribuan, AKP Nelson Butar-butar yang menerima informasi warga langsung ke TKP bersama anggotanya. Ketiga pelaku kemudian dibawa untuk kepentingan penyelidikan. Mereka juga sempat diamuk warga saat penangkapan.

“Kami bawa ketiga pelaku ke puskesmas untuk dilakukan tindakan medis. Setelah itu membawa mereka ke Polsek untuk diproses hukum,” ujar Kapolsek, Jumat (6/8/2021).

BACA JUGA..  Perkara Lahan PLTA Batangtoru Dilanjutkan dengan Sidang Lapangan

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp4 Juta lalu membuat laporan pengaduan dengan LP Nomor: LP/B/19/VIII/2021/ SEK DOPAN/RES.SIMAL/Polda Sumut tanggal 5 Agustus 2021.

“Ketiga pelaku sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan diproses sesui prosedur hukum yang berlaku,” katanya.(ins/ras)

 

EPAPER