Tes Corona Bekas Milik Kimia Farma di Kuala Namu Beroperasi Sejak 2020, Korban 9000 Orang Lebih

oleh -201 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Setelah melalui pemeriksaan marathon, akhirnya polisi mengungkap eks Business Manager Kimia Farma, berinisial PM, dan empat bawahannya telah memulai tes antigen pakai alat bekas di Bandara Kualanamu sejak Desember 2020. Ada ratusan orang yang jadi korban tiap hari.

“Dari hasil pemeriksaan dari saksi-saksi bahwa kegiatan penggunaan cotton buds swab antigen bekas tersebut mulai dilakukan oleh karyawan dari Laboratorium Kimia Farma yang berlokasi di Jalan RA Kartini No 1, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, sejak 17 Desember 2020 dan diperuntukkan buat swab di Bandara Kualanamu Internasional Airport,” ucap Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak dalam konferensi pers di markas Polda Sumut, Kamis (29/4/2021).

BACA JUGA..  Operasi Ketupat Toba 2021, Dit Resnarkoba Poldasu dan Jajaran Tes Urine Pengemudi

Panca mengatakan setidaknya ada 250 orang dalam satu hari yang menjalani tes antigen di laboratorium yang dikelola Kimia Farma di Kualanamu. Setengahnya diduga menjadi korban tes antigen bekas tiap harinya.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka ialah eks Business Manager Laboratorium Kimia Farma Jl Kartini Medan PM (45), mantan kurir Laboratorium Kimia Farma SR (19), mantan CS di Laboratorium Klinik Kimia Farma DJ (20), mantan pekerja bagian admin Lab Kimia Farma Jlalan Kartini Medan M (30), dan mantan pekerja bagian admin hasil swab, R (21).

BACA JUGA..  Nias Barat Diguncang Gempa Manitudo 7,2

Panca menduga aksi tersebut dilakukan untuk mencari untung. Mereka diduga mendapat Rp 30 juta tiap hari dari aksi menggunakan alat tes antigen bekas itu.

Kimia Farma juga telah buka suara. Kelima tersangka itu telah dipecat dari perusahaan.

“Kimia Farma memecat para oknum petugas setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam kasus penggunaan kembali alat rapid test antigen di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara,” ujar PT Kimia Farma dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4). (gib)

BACA JUGA..  Salurkan Bantuan Kapoldasu, Kapolres Sergai Bagikan Tali Asih Pada Tokoh Agama

EPAPER