Jumat ini, 10 Ribu Massa Turun ke Jalan, Desak Tutup Diskotik Sky Garden

oleh -320 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.COMSepuluh (10) ribu massa dari 3 kabupaten/kota, yakni Binjai, Langkat, dan Deli Serdang, Jumat (9/4/2021) akan turun ke jalan untuk medesak penutupan tiga Tempat Hiburan Malam (THM) atau diskotik.

Ketiga diskotik tersebut, yakni Sky Garden (SG), Cafe Duku Indah (CDI) , dan Champion (C) . Diskotik yang berada di seputaran Binjai, Langkat, maupun Deli Serdang ini, dinilai sudah merusak moral masyarakat.

Ribuan massa dari Binjai, Langkat, dan Deli Serdang yang akan turun ke jalan, nantinya akan tergabung dalam Aliansi Penyelamat Umat dan Generasi Bangsa.

BACA JUGA..  Gudang Penampung Panen Petani di Langkat, Akan Digunakan Mendag RI

Koordinator aksi dari Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, pada konferensi pers di Lapangan Merdeka Binjai, Selasa (6/4/2021) menegaskan, aksi unjuk rasa yang akan dilakukan ini demi menyelamatkan generasi muda.

“Kami akan melaksanakan aksi unjuk rasa dengan turun langsung ke jalan untuk meminta kepada aparat penegak hukum menutup permanen tempat-tempat maksiat tersebut,” ungkap Sanni.

Sebagai bentuk keseriusan aksi unjuk rasa itu, lanjutnya, massa yang akan turun ke jalan sekitar 10 ribu orang.

BACA JUGA..  Potong DD 4 Persen, Apdesi Langkat Akan Tempu Jalur Hukum

“Kami tau ini melanggar aturan, tapi tempat maksiat itu juga melanggar aturan. Maka kami akan turun pada hari Jumat, 9 April usai shalat Jumat,” bebernya, seraya meminta kepada masyarakat untuk sama-sama turun ke jalan dalam aksi unjuk rasa nanti.

“Demi Allah saya katakan, ini tidak ada kepentingan, dan murni dari hati nurani kami,” tambahnya.

BACA JUGA..  Rico Tewas Ditikam, Diduga Akibat Hamili Anak Gadis Orang

Di tempat yang sama, koordinator aksi untuk Kabupaten Langkat, Agung Permana, juga mendukung penuh statmen Sanni Abdul Fattah.

“Kami siap mendukung aksi ini,” ungkap Agung Permana, didampingi kordinator aksi Deli Serdang, Martin Bangun, seraya diaminkan oleh seluruh masyarakat yang hadir.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa di lokasi judi, barak narkoba maupun diskotik, digelar pada Jumat (2/4) lalu. Namun karena bertepatan dengan hari libur nasional, unjuk rasa ditunda. (yan)