POSMETROMEDAN.com – Sudah lebih dari satu tahun pelajar maupun mahasiswa belajar dengan metode daring atau online akibat pandemi virus corona atau covid-19. Pemerintah kemarin menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri mengenai diperbolehkannya kembali pembelajar tatap muka (PTM).
Rencananya PTM akan dimulai pada tahun ajaran 20201-2022 pada Juli mendatang. Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyambut baik rencana tersebut. Sebelum PTM diberlakukan, Dinas Pendidikan (Disdik) Medan ingin seluruh tenaga pendidik telah disuntik vaksin covid-19.
“Persiapan PTM vaksinasi untuk guru,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Medan, Adlan, ketika dikonfirmasi, Rabu (31/3).
Namun hingga saat ini jumlah guru atau tenaga pendidik yang disuntik vaksin masih sangat sedikit. Hal itu sejalan dengan angka penyuntikan vaksin kepada warga Medan yang hanya 7 % dari target 1,8 juta jiwa.
“Jumlah keseluruhan guru 19.868, yang disuntik vaksin baru 2.424 orang,” jelasnya.
Karena masih dalam situasi pandemi virus corona atau covid-19, dia memastikan bahwa akan ada pembatasan jumlah murid apabila PTM diberlakukan pada tahun ajaran 2021-2022.
“Pasti ada pembatasan, maksimal hanya 40 % dari jumlah siswa perkelas,” tuturnya.
Mengenai rencana uji coba atau simulasi PTM, Aldan belum mengetahui. “Kita masih menunggu petunjuk,” tandasnya. (ali)












