Tenaga Didik SD Negeri 054892 Salapian Langkat Telah Divaksin Covid 19

oleh
Tenaga Pendidik di SD Negeri 054892 Lau Gelugur berpoto bersama usai mendapatkan vaksinasi tahap pertama di Puskesmas Tanjung Langkat.(sutrisno/posmetro)

POSMETROMEDAN.com – Setelah melakukan vaksinasi pada tenaga kesehatan, pemerintah Kabupaten Langkat memperluas jangkauan kelompok prosesi yang rentan terpapar Covid 19 seperti tenaga pendidik, dan aparat pemerintahan TNI dan Polri.

Puluhan tenaga pendidik PNS dan honorer di Dinas Pendidikan Langkat telah mendapatkan Vaksinasi Covid 19 pertama di Puskesmas Tanjung Langkat, Kecamatan Salapian.

“Kami bersyukur semua tenaga pendidik di sekolah Dasar Negeri 054892 Lau Gelugur telah mendapatkan vaksinasi Covid -19 yang pertama,” sebut Kepala Sekolah SD Negeri Lau Gelugur, Cinmai S.Pd usai divaksin, Rabu (31/3).

BACA JUGA..  DPRD Langkat Temukan Perusahaan Perkebunan Belum Miliki HGU

Cinmai berharap dengan divaksinnya seluruh tenaga pendidik di sekolahnya, seluruh tenaga pendidik memiliki imunitas dari penyebaran Covid 19 serta mendukung pelaksanaan proses pembelajaran Luring yang diterapkan di sekolahnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Langkat dr.Juliana menjelaskan, vaksinasi ini, akan diberikan dua kali atau dua tahap kepada setiap orang. Tahap keduanya, akan dilakukan pada hari ke 14, terhitung dari hari pertama divaksin.

BACA JUGA..  75 Sekolah dan 8 Puskesmas Deli Serdang Berdiri di Lahan HGU

Sebab, inkubasi vaksin pertama selama 14 hari, hanya membentuk 50 persen anti bodi. Jadi dihari ke 14 itu, dilakukan vaksinasi tahap dua, agar di hari ke 28  (terhitung dari vaksinasi pertama) , anti bodinya terbentuk 100 persen.

Hal ini dikarenakan, suntikan dosis pertama hanya mengaktifkan dua jenis sel darah putih, yakni sel B plasma dan sel T. Dimana sel B plasma fokus membuat antibody. Sedangkan untuk sel T yang  secara khusus dirancang untuk mengidentifikasi patogen tertentu dan membunuhnya.

BACA JUGA..  Dukung Swasembada Energi Nasional, Bobby Nasution Dorong Percepatan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat di Sumut

“Jadi diperlukan suntikan dosis kedua,  untuk memaparkan  kembali molekul antigen pada patogen virus. Guna memicu sistem kekebalan dan meningkatkan kekuatan respons imun yang sebelumnya sudah terbentuk,”terangnya. (sut)