Markas PAC Pemuda Pancasila Diobrak-abrik Anggota Kopasus

oleh -387 views
MINTA MAAF : Ketua MPC Pemuda Pancasila Bandung Barat, Denis Wara (berlingkar merah) meminta maaf usai menganiaya oknum Kopassus.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Markas PAC Pemuda Pancasila dilaporkan rata dan porak-poranda diamuk sejumlah anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Insiden ini bermula diduga karena adanya pemukulan oknum ormas Pemuda Pancasila terhadap seorang Pamen Kopassus, Senin (15/3/2021). Dimana, ada sekelompok orang yang diduga Matel (debt colector) terlibat adu mulut dan adu fisik dengan anggota Ormas PP terkait penarikan kendaraan.

Diluar dugaan, seorang Pamen Kopassus berpakaian preman yang saat itu berada dilokasi juga ikut jadi korban pemukulan.

“Tidak terima perwiranya dianiaya, sejumlah anggota Kopassus melakukan aksi balasan dengan melakukan sweeping, merusak markas PAC PP Kab.

Oknum Ormas Pemuda Pancasila (PP) Bandung Barat yang melakukan pemukulan terhadap salah seorang prajurit TNI tertunduk lesu di hadapan kamera video yang viral di media sosial.

Dalam video pendek berdurasi sekitar 1 menit 30 detik, Kamis (18/3/2021), sejumlah orang dari Ormas Pemuda Pancasila (PP) yang diduga kuat sebagai pelaku pemukulan terhadap seorang Perwira Menengah (Pamen) TNI dari satuan Korps Baret Merah menyampaikan permohonan maaf atas insiden pemukulan tersebut.

Mereka mengaku tidak mengetahui bahwa korban adalah prajurit Kopassus yang bertugas di Pusdikalpassus, Batujajar.

“Saya Denis Wara Ketua MPC Pemuda Pancasila Bandung Barat, pada dasarnya atas kejadian yang sangat tidak diduga, kami atau saya atas nama pribadi dan atas nama organisasi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahpahaman atau tindakan yang diluar dugaan,” kata Denis Wara dalam video pendek penyampaian maafnya itu.

“Dan semoga kebersamaan yang selama ini terjalin antara Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung Barat dengan TNI, khususnya Pusdiklat Kopassus Batujajar tetap terjalin dengan baik kedepannya dan bisa bekerja sama. Terima kasih, wassalamualaikum, wr,wb,” sambungnya.

Selain Denis Wara, seorang lainnya yang merupakan perwakilan dari pimpinan Ormas PP di Jawa Barat juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden pemukulan yang dilakukan oleh anak buahnya di wilayah Bandung Barat itu.

“Kami atas nama keluarga besar Pemuda Pancasila meminta maaf yang sebesar-besarnya atas permasalahan yang terjadi. Mudah-mudahan masalah-masalah ini bisa memberikan pembelajaran kepada mereka, bisa meningkatkan kolaborasi dan persatuan, dan juga harmonisasi baik di institusi TNI dan juga di Pemuda Pancasila. Sekali lagi kami atas nama keluarga besar Pemuda Pancasila memohon maaf atas kejadian tersebut,” katanya.(bbs/ras)

 

EPAPER