Gawat! Siswi MAN Melahirkan Pas Ujian

oleh -1.506 views
MELAHIRKAN : MW melahirkan di sekolah saat ujian.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Peristiwa menghebohkan terjadi di salah satu sekolah MAN Kabupaten Bireuen, Aceh. Seorang siswi melahirkan saat ujian berlangsung.

Informasinya, ibu muda itu berinisial MW binti Ruslan Abdullah (18). Dia melahirkan bayi laki-laki sekira pukul 12.00 WIB di ruang UKS sekolah.

Bayinya berbobot 2,6 kg dan panjang 45 cm. Saat MW (siswi kelas III) dan teman-temannya sedang mengikuti ujian akhir di ruangan Lab sekolah itu.

Tiba-tiba remaja ini mengeluh sakit perut kepada tiga temannya. Berikutnya MW keluar ruangan Lab dan masuk ke toilet sekolah di samping perpustakaan.

Ketiga temannya lantas menyusul, serta melihat MW terduduk di depan pintu kamar mandi, dengan kondisi lemas dan berkeringat. Teman-temannya kemudian membawa gadis ini ke ruang UKS, agar beristirahat karena dalam kondisi sakit.

Namun, tiba-tiba MW rebah dan terlihat mengeluarkan darah hingga ke bagian rok. Salah seorang temannya lalu melapor ke wakil kepala sekolah.

Ketika guru itu masuk ke ruang UKS, MW ternyata sudah melahirkan seorang bayi laki-laki tergeletak di lantai. Persalinan itu tanpa bantuan medis.

Selanjutnya, pihak sekolah menghubungi petugas Puskesmas terdekat, guna meminta pertolongan serta melaporkan peristiwa itu ke Polsek Samalanga.

Tak lama kemudian, petugas medis dan tiga personil kepolisian tiba di lokasi, lalu membawa MW ke puskesmas menggunakan ambulance. Ya, untuk proses penanganan lebih lanjut terhadap ibu dan bayinya itu.

BAYI : Beberapa perawat sedang menangani bayi yang dilahirkan MW saat ujian di sekolah.(IST/POSMETRO MEDAN)

Polisi yang mengusut kasus ini, berhasil mendeteksi lelaki yang menghamili siswi MAN ini. Pria tersebut berinisial ZUL bin Basri (28) yang berprofesi sebagai petani.

Lantas, petugas mengamankan lelaki itu ke mapolsek guna dimintai keterangannya. Kepada polisi ZUL mengakui sudah lima kali berhubungan badan dengan MW.

Akibat kejadian tersebut, MW mengalami pendarahan hebat, sehingga sekitar pukul 14.15 wib dirujuk ke Jeumpa Hospital Bireuen. Sementara bayinya dititipkan di rumah.

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK M.Si melalui Kapolsek Samalanga, Iptu Eka Jumadi menyebut identitas ayah bayi tersebut diketahui dari MW.

Kemudian, beberapa personil menjemput ZUL ke rumahnya dan mengamankan lelaki yang sudah memiliki anak dan istri ini. Kepada petugas, pria itu mengaku sudah lima kali berhubungan intim dengan MW yang diawali pada Maret 2020 silam.

“Keluarga pihak wanita sudah bersedia untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan, asalkan si lelaki bersedia menikahi MW,” jelas Eka Jumadi seraya mengaku persoalan itu sudah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Bireuen, guna diproses lebih lanjut.

Terpisah, Kasat Reskrim, AKP Fadilah Aditya Pratama didampingi Kanit PPA Bripka Eka Satria, Selasa (16/03/2021) mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara perbuatan ZUL dikategorikan kasus pemerkosaan.

Sebab itu, tersangka akan dikenakan Qanun Jinayat  Nomor 6 Tahun 2014. Qanun Jinayat tersebut mengatur tentang jarimah (perbuatan yang dilarang oleh syariat Islam).

“Tersangka tidak dikenakan pasal pidana umum tetapi akan dikenakan Qanun Jinayat,” terang Kanit PPA, Bripka Eka Satria.

Setelah diperiksa nantinya, berkas akan dilimpahkan ke Kejari Bireuen dan nantinya disidangkan di Mahkamah Syariah, bukan di pengadilan umum.

Tim penyidik Polres Bireuen selain memeriksa tersangka, juga akan memintai keterangan sejumlah saksi, baik di madrasah maupun keluarga siswi itu sendiri.(bbs/ras)

EPAPER