Beraksi Pakai Mukenah, Pelarian Maling Toko Ponsel Kandas di Riau

oleh -2.530 views
TANGKAP : Membobol toko ponsel, Hermansyah alias Man (35) akhirnya ditangkap personel Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut di Bengkalis, Riau.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Hampir dua bulan buron pasca membobol toko ponsel, Hermansyah alias Man (35) akhirnya ditangkap personel Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut di Bengkalis, Riau.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kasubdit III/Jahtanras AKBP Taryono Raharja menyebutkan tersangka warga Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Dijelaskan, perburuan terhadap Man bermula dari adanya laporan korban Roni Tantowi (25) warga Jalan Deli Perbaungan, Sergei.

Dimana saat korban membuka toko Bintang Ponsel miliknya pada Senin (25/1/2021) pagi lalu, ternyata isi toko sudah berantakan.

BACA JUGA..  Puluhan Kilo Sabu dan Inex Diamankan di Perairan Asahan

“Setelah dicek, ternyata puluhan unit ponsel berbagai merk raib hingga dirinya mengalami kerugian Rp200 juta,” sebutnya, Senin (15/3/2021).

Berikutnya Personil unit 1 Subdit III dan Team IT Ditreskrimum Polda Sumut bersama Resmob BKO Satbrimob Polda Sumut yang dipimpin Kasubdit III Jahtanras Polda Sumut, AKBP Taryono Raharja melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan tim, diduga pelaku melarikan diri ke Provinsi Riau.

BACA JUGA..  Penipuan Melalui Handphone, 3 Napi Kuras Boru Sihombing Rp 25 Juta

“Pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021 tim yang dipimpin Kasubdit III bergerak ke Propinsi Riau untuk mengejar pelaku,” ucapnya.

Setelah dilakukan penelusuran, tim akhirnya menangkap tersangka sedang tertidur di Mess pekerja proyek pembangunan PKS di Desa Sebangar, Kecamatan Bangko Bengkalis – Riau.

“Kita juga menemukan salah satu handphone atau barang bukti yang hilang dari toko itu,” kata dia.

Dari inetrogasi awal, tersangka Hermansyah mengaku beraksi bersama rekannya bernama Rama.

BACA JUGA..  Pembunuhan di Kuburan China, Korban Dihabisi Kekasih Sejenis

“Tersangka merusak jendela belakang toko dan pada saat beraksi mamakai mukenah sholat karyawan,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan tersangka, petugas melakukan pengembangan untuk mengejar Rama di daerah Karo.

“Setelah dilakukan penelusuran dan pengintaian lokasi diduga persembunyian tersangka Rama di Tanah Karo Desa Dolat Rayat, tidak ditemukan keberadaannya. Tapi kita kita terus mengembangan lagi kasus ini,” tambah Tatan. (mtl/ras)

 

 

EPAPER