2 Kurir Sabu Jaringan Internasional Dibekuk di Hotel Grand Central

oleh -2.586 views
DITANGKAP : Su alias Yanto dan Her alias Ali ditangkap personel Satres Narkoba Polrestabes Medan.(KOLASE/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Satres Narkoba Polrestabes Medan membekuk dua kurir narkoba antar provinsi (Medan-Pekanbaru-Surabaya) dari lokasi berbeda, serta menyita barang bukti 2 Kg sabu.

Kedua tersangka yakni Su alias Yanto (32) warga Jalan Husen Palela RT 020/RW 004 Desa Samke, Kecamatan Merauke, Kab Merauke/Desa Tanjung RT 9, Kecamatan Bendo Kabupaten Maketan, Jawa Timur dan Her alias Ali (35) warga Gang Sekip, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Meranti, Riau.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahaan SIK MH didampingi Kanit II Idik Iptu Harjuna Bangun kepada wartawan, Senin (15/3/2021) menjelaskan, pada Minggu (28/2/2021) sore Yanto berangkat dari Surabaya menuju Pekanbaru karena diminta oleh temannya, Ali.

BACA JUGA..  BNNP Sumut Musnahkan Barang Bukti 16.552,2 Gram Ganja

Senin (1/3/2021), Yanto transit dari Jakarta dan tiba di Pekanbaru lalu bertemu Ali. Tak berapa lama Yanto dihubungi oleh temannya, Marsel alias Omen dan Pr. Yanto diminta ke Medan untuk mengecek pil extasy. Esoknya tersangka Yanto dan Ali berangkat ke Medan dengan menumpangi bus.

Setibanya di Medan, seseorang mengarahkan mereka ke Masjid Agung. Disana Yanto dan Ali bertemu 2 pria. Yanto kemudian dibonceng ke satu rumah di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Medan Maimun. Sedangkan Ali dibawa ke hotel Red Doorz Oyo di Jalan Teratai.

Yanto dipertemukan dengan Ah dan diperlihatkan 2 ribu butir pil ekstasy. Selanjutnya Yanto menghubungi Omen dan Pr untuk memberitahukan jika ia sudah melihat pil tersebut.

BACA JUGA..  Polres Labuhanbatu Tangkap Lepas Oknum Ormas Penganiaya Warga

Selasa (2/3) siang, Omen menghubungi Yanto untuk mengecek sabu dari Ah. Setelah keduanya bertemu, Ah memperlihatkan 2 bungkus besar plastik merek teh Cina berisi sabu seberat 2 Kg. Tersangka mengetes sabu dengan cara menghisapnya. Yanto lalu menghubungi Omen dan menyampaikan jika sabu itu bagus. Tak lama Yanto duduk istirahat di belakang rumah warga.

“Kita mendapat info adanya transaksi narkoba. Saya kemudian memerintahkan Kanit II bersama anggotanya untuk melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi petugas langsung membekuk tersangka serta 2 Kg sabu yang diletak di bawah kursi,” sebutnya.

Dari hasil interogasi Yanto mengaku jika dia dan Ali merupakan kurir narkoba antar provinsi (Medan-Pekanbaru-Surabaya). Berikutnya Yanto disuruh menghubungi Ali, dan ternyata ia sudah kembali ke Pekanbaru. Yanto lantas mengarahkan Ali agar kembali ke Medan.

BACA JUGA..  Pukuli Warga Rantauprapat, Oknum Ormas Diciduk 

“Ali segera berangkat ke Medan dan tiba di hotel Grand Central Medan Jalan Sei Belutu, Kelurahan Merdeka. Saat akan masuk ke dalam kamar, petugas langsung menyergapnya. Saat digeledah, dari dompetnya ditemukan 1 paket sabu,” ungkapnya.

Ditegaskan Kasat Narkoba, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subs 112 Ayat (2) UU RI No.l 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara selama 20 tahun.(sor/ras)

EPAPER