115 Pekerja Migran Ilegal Diamankan di Pulau Jemur

oleh -503 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjung Balai Asahan Lantamal I Koarmada I mengamankan 115 pekerja migran ilegal. Seluruhnya diamankan di Perairan Pulau Jemur Tanjung Balai Asahan, Sabtu (13/3/2021) setelah melakukan perjalanan dari Malaysia.

“Ada 115 orang TKI ilegal yang terdiri dari 80 laki-laki, 31 perempuan, empat balita diamankan Kapal Patroli Keamanan Laut Lanal TBA di Perairan Pulau Jemur,” kata Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory lewat keterangan resminya, Minggu (14/3/2021).

BACA JUGA..  Pembunuhan di Kuburan China, Korban Dihabisi Kekasih Sejenis

“Mereka ditemukan di KM Sinar Utama dengan tiga ABK Kapal yang membawa penumpang,” katanya.

Sementara itu, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid mengatakan, patroli TNI AL akan selalu hadir melaksanakan tugas patroli yang memang merupakan hal rutin dilaksanakan terutama di tempat-tempat yang disinyalir menjadi jalur-jalur masuk tidak resmi (jalur tikus).

“Baik itu komoditi dari luar negeri, barang ilegal, bahkan narkoba serta penyelundupan pekerja migran ilegal yang terjadi di Wilayah Kerja Koarmada I,” kata Abdul Rasyid.

BACA JUGA..  Gelapkan Sepmor Pegawai Pengadilan Agama, 5 Pria Diciduk Polsek Lubuk Pakam

Hal ini, kata Abdul, sesuai dengan arahan Pimpinan TNI AL, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono di mana TNI AL yang berperan aktif dalam membantu pemerintah guna melaksanakan percepatan penanganan Covid-19 terutama di wilayah perairan.
Wilayah ini, kata dia, disinyalir masih terdapat penyelundupan pekerja migran ilegal.

“Pada masa Pandemi Covid-19 ini, kami akan melaksanakan prosedur tambahan dalam menangani kejadian penyelundupan pekerja migran ilegal di Perairan Pulau Jemur yang merupakan Wilayah Kerja Koarmada I. Ini sebagai upaya untuk memutus rantai dan mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

BACA JUGA..  Penipuan Melalui Handphone, 3 Napi Kuras Boru Sihombing Rp 25 Juta

Sebanyak 115 orang itu selanjutnya diserahkan kepada Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan setelah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dengan pengawalan Pomal Lanal serta Polresta Tanjungbalai.

“Sedangkan nahkoda, ABK serta kapal akan diproses lebih lanjut oleh Lanal Tanjung Balai Asahan,” katanya.(*)

EPAPER